Berita Nasional Terkini

Cak Imin Siap Berdebat dengan Prabowo Soal Food Estate Walau PKB Diakomodir di Pemerintahan

Cak Imin siap berdebat dengan Prabowo Subianto soal food estate walau PKB diakomodir di Pemerintahan

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Briandena Silvania Sestiani
Kompas.com/Irfan Kamil
PRABOWO TEMUI CAK IMIN - Cak Imin siap berdebat dengan Prabowo Subianto soal food estate walau PKB diakomodir di Pemerintahan 

TRIBUNKALTIM.CO - Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB sudah memastikan bergabung di Pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming.

Diketahui, di Pilpres 2024, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres Anies Baswedan.

Saat Pilpres 2024, Anies dan Cak Imin kerap mengkritik kebijakan Pemerintah.

Termasuk soal food estate yang digarap Kementrian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto.

Baca juga: Prabowo Tambah Jumlah Menteri Jadi 40? 7 Posisi Ini Diprediksi Tak Bisa Diisi dari Kalangan Parpol

Terbaru, Cak Imin mengaku akan tetap mengkritisi program food estate.

Cak Imin juga menyatakan siap berdebat dengan Prabowo soal food estate.

Diketahui, food estate merupakan program pemerintah yang dijalankan di bawah Kementerian Pertahanan.

Selama masa kampanye Pilpres 2024, Cak Imin dan juga pasangannya capres Anies Baswedan kerap mengkritisi program pangan tersebut.

"Ya kita akan mengajak berdebat. Food estate itu memang harus didiskusikan," ujar saat melakukan sesi tanya jawab dengan wartawan di sela-sela acara Ta'aruf Politik PKB dengan Bakal Calon Kepala Daerah 2024 di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (1/5/2024).

Saat ditanya lagi soal apakah ia akan terus memperjuangkan agar food estate dievaluasi, Cak Imin menegaskan semua hal soal visi perubahan akan diperjuangkannya dalam komunikasi dengan Prabowo.

"Semua, semua menyangkut salah satu visi perubahan itu apa?

Menjaga lingkungan hidup. Itu harus menjadi visi utama," ungkapnya.

Di saat yang sama Cak Imin menyinggung soal nama Hanif Dhakiri dan posisi menteri di kabinet selanjutnya.

Adapun selama sesi tanya jawab dengan wartawan, Hanif Dhakiri berada di samping kanan Cak Imin.

Sementara itu, di sebelah kiri Cak Imin ada kakak kandungnya yang juga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Baca juga: Sinyal PDIP dan PKS Ditinggal, Tak Ada Pembicaraan Langsung dengan Prabowo, Beda dengan Nasdem-PKB

"Oh ya enggak sampai sedetail itu. Nanti kalau Pak Hanif jadi menteri baru dibahas," kata Cak Imin.

Sebelumnya, Cak Imin dan Prabowo Subianto sudah bertemu di Kantor DPP PKB pada Rabu (24/4/2024).

Saat pertemuan, Cak Imin menitipkan agenda perubahan yang diperjuangkan partainya kepada Prabowo sebagai presiden terpilih.

Selain itu, Cak Imin berharap agar PKB bisa menjalin kerja sama dengan Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto.

Kerja sama tersebut bisa di berbagai bidang, termasuk dalam bidang legislatif.

Adapun kehadiran Prabowo ke Kantor PKB itu menyiratkan sinyal bahwa Cak Imin dan parpolnya akan merapat ke koalisi pemerintahan mendatang yang dipimpin Prabowo.

PKB Dukung Pemerintahan Prabowo

Setelah Partai NasDem, giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan untuk pemerintah Prabowo-Gibran.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, memastikan partainya bakal mendukung pemerintahan mendatang, yang dipimpin oleh presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Cak Imin, pernyataan tentang PKB siap bekerja sama lagi dengan Gerindra sudah jelas dan tak perlu dipertanyakan lagi.

Diketahui pada Rabu (24/4/2024) kemarin, Cak Imin menerima kunjungan dari presiden terpilih RI 2024 yang juga Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Baca juga: Kabar Hotman Paris hingga Grace Natalie Jadi Wakil Menteri Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Kata Gerindra

"Pertanyaan soal pertemuan kemarin (dengan Prabowo) saya rasa sudah tidak harus dijawab karena sudah ceto (jelas) sudah barang jelas, jelas terpampang masih ditanyakan lagi, itu namanya meragukan," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2024) malam.

"Sudah jelas sudah ceto (jelas)," imbuhnya.

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan pihaknya dan Partai Gerindra ingin terus bekerja sama.

"PKB dan Gerindra sebagai partai yang selama ini kerja sama di parlemen maupun di eksekutif, ingin terus berkerja sama lebih produktif lagi," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Sebab, Cak Imin menyebut Prabowo akan menghadapi berbagai agenda pembangunan di masa mendatang.

"Maka kesuksesan pembangunan adalah kesuksesan yang diharapkan seluruh rakyat dan PKB ingin rakyat tersenyum bahagia ke depan karena kemajuan dan kemakmuran," ujarnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menekankan arah sikap partainya sudah jelas usai pertemuan Cak Imin dan Prabowo kemarin.

Menurutnya, sikap resmi PKB mendukung Prabowo-Gibran setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2024.

"Jadi, maksud saya dalam politik itu pasti ada dinamikanya tahapannya.

Jadi arahnya kan sudah jelas kalau dibilang sudah ceto sudah jelas ya berarti sudah jelas," kata Jazilul.

Baca juga: Peringati May Day 2024, Prabowo Subianto Kirim Pesan untuk Buruh, Singgung Soal Kesejahteraan

Lebih lanjut, Jazilul tak menjawab tegas saat ditanya apakah sudah ada tawaran posisi menteri untuk PKB.

Sebab, menurutnya masih terlalu dini, apalagi masih ada waktu sekitar 6 bulan menuju pelantikan presiden dan wakil pada 20 Oktober mendatang.

"Urusannya dengan menteri kan ketika seorang presiden sudah memiliki hak prerogratif.

Sekarang kan pak prabowo kan presiden terpilih pemenang pilpres, nanti tanggal 20 Oktober beliau jadi presiden sekaligus kepala negara yang memiliki hak prerogratif untuk mengangkat menterinya," ucapnya.

"Nanti kalau soal ditanya PKB sudah menyiapkan menteri belum? tanya ketum kita nanti," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Meski Isyaratkan Merapat ke KIM, Cak Imin Tetap Ingin Mendebat Prabowo soal "Food Estate""

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved