PKT Bontang Targetkan Tambahan 75.000 Hektare Lahan dan 23.000 Petani Bergabung di Program MAKMUR
Sebagai negara agraris, sektor pertanian pangan menjadi salah satu pilar utama pergerakan perekonomian Indonesia
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO – Sebagai negara agraris, sektor pertanian pangan menjadi salah satu pilar utama pergerakan perekonomian Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa sektor pertanian menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, di mana pertumbuhannya di triwulan IV 2023 mencapai 1,30 persen dan distribusinya sebesar 11,53 persen.
Untuk memastikan sektor pertanian bertumbuh meski di tahun ini ada sejumlah tantangan eksternal, tentu diperlukan upaya dan komitmen terbaik dari berbagai lini, baik dari sisi produksi maupun inovasi.
Baca juga: Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Pupuk Kaltim Fasilitasi 280 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) secara konsisten juga menjalankan perannya dalam mendukung program-program yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan Pupuk Indonesia sebagai perusahaan induk, termasuk program MAKMUR (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) dan Agrosolution.
Dalam program ini, Pupuk Kaltim aktif berperan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung para petani dan memberikan pendampingan yang berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Program MAKMUR merupakan salah satu fokus Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia melalui sinergi BUMN. Sementara Agrosolution menjadi program rintisan Pupuk Kaltim yang sudah berjalan lebih dulu.
Total, di penghujung 2023 lalu, kedua program ini telah berhasil merealisasikan 72.436 hektar lahan dengan jumlah petani yang tergabung 24.497 orang. Target 2023 berhasil dicapai dengan kenaikan lahan sebesar 113,18 persen dari target 64.000 hektar.
Project Manager Program MAKMUR dan Agrosolution Pupuk Kaltim, Yusva Sulistyo mengatakan, “Melalui kedua program ini, di 2023 lalu Pupuk Kaltim secara konsisten berhasil meningkatkan produktivitas hasil panen dan kesejahteraan petani binaan.
Baca juga: Pupuk Kaltim Berbagi Berkah Ramadhan, Salurkan Bantuan Senilai Rp3,47 Miliar Bagi Warga Bontang
Tentu ini adalah benchmark yang positif untuk upaya menciptakan ekosistem pertanian mandiri. Karena itu, di 2024 ini Pupuk Kaltim menargetkan bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi agar dukungan terhadap ketahanan pangan nasional semakin kokoh.”
Meski didominasi oleh padi dan jagung, pelaksanaan program MAKMUR ini juga terus berinovasi dengan menggali potensi komoditas unggulan alternatif lainnya seperti kentang, kopi, bawang merah, tebu, kacang tanah, buncis, kacang panjang, dan sawit.
Hingga saat ini, program MAKMUR dan Agrosolution telah berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Tahun 2024 ini, Pupuk Kaltim pun diamanatkan untuk mengelola program MAKMUR dan Agrosolution di seluruh Sulawesi, seluruh Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, NTB, NTT dan Papua Barat.
Lebih lanjut, Yusva menegaskan bahwa kunci kesuksesan dari program ini adalah kolaborasi. “Upaya kami untuk menggali potensi komoditas unggulan alternatif tentu bertujuan untuk memberikan nilai ekonomi lebih bagi para petani yang terlibat di program ini. Kunci utamanya ada di kolaborasi antara Pupuk Kaltim dan petani binaan.
Kedepannya, Pupuk Kaltim akan terus konsisten memberikan edukasi dan pendampingan terarah dalam pengelolaan dan peningkatan produktivitas pertanian. Salah satunya adalah dengan edukasi untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk subsidi.
Baca juga: Optimalkan Pengawasan Pupuk Bersubsidi, Pupuk Kaltim Perpanjang Kerja Sama dengan Kejati Kaltim
Melalui program MAKMUR dan Agrosolution, kami mengedukasi petani untuk menggunakan pupuk sesuai kebutuhan tanaman sehingga produktivitas meningkat dan pertanian mandiri dapat terwujud,” pungkas Yusva.
Pupuk Kaltim Jamin Ketersediaan Pupuk di Wilayah Distribusinya
| Hari Kartini, Aktivis Perempuan Turun Demo 21 April, Soroti Jalan Rusak di Kaltim |
|
|---|
| Viral Pernyataan Ibnu Saud di Nunukan, Kritik Program MBG Diminta Tak Disampaikan di Media Sosial |
|
|---|
| Gubernur Kaltim Tetap Berkantor Saat Demo 21 April, Sempat Salat Zuhur di Masjid Pemprov |
|
|---|
| 6 Kabupaten/Kota Waspada Siang Ini! BMKG: Berpotensi Turun Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang |
|
|---|
| Pimpinan DPRD Kaltim Temui Massa Demo, Ekti Imanuel Teken Pakta Integritas dan Siap Kawal Tuntutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240506_PKT.jpg)