Ibu Kota Negara
Ahok, Bung Karno, Jakarta dan IKN Nusantara di Kaltim, BTP: Perut Rakyat Harus Kenyang
Fakta Ahok, bung Karno, Jakarta dan IKN Nusantara di Kaltim. Basuki Tjahaja Purnama alias BTP sebut perut rakyat harus kenyang lebih dulu.
TRIBUNKALTIM.CO - Perpindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur meninggalkan sejumlah dilema.
Proses tersebut menarik banyak perhatian publik, khususnya warga Jakarta.
Yang sebentar lagi kehilangan statusnya sebagai warga ibu kota negara.
Lantaran pemerintah telah menetapkan IKN Nusantara di Kaltim sebagai ibu kota negara baru.
Sejumlah tokoh nasional ramai-ramai merespon hal tersebut, tak terkecuali Ahok.
Tengok Ahok, Bung Karno, Jakarta dan IKN Nusantara di Kaltim.
Ya, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP sebut perut rakyat harus kenyang lebih dulu, apa maksudnya?
Selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Jokowi Buat PP Jadikan Usia HGU di IKN Nusantara di Kaltim Hingga 190 Tahun, Investor Untung Banyak?
Baca juga: 71.643 Calon ASN Dibutuhkan di IKN Nusantara, Seleksi Segera Dibuka, Formasi Ini yang Paling Dicari
Baca juga: Ridwan Kamil Bikin Bangunan Bisa Hilang untuk IKN Nusantara di Kaltim, Apartemen Bukan Kayak Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyoroti nasib warga Jakarta saat sudah tak lagi menjadi Ibu Kota Indonesia.
Saat itu, Jakarta hanya bertatus sebagai kota besar atau metropolitan di Indonesia.
Diketahui, saat ini Pemerintah sedang mengebut pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Ditargetkan, IKN Nusantara menjadi Ibu Kota Indonesia pada 2024 ini.
Terbaru Ahok bicara soal Jakarta pasca tak lagi menjadi Ibu Kota.
Ahok berpendapat, nasib penduduk yang terpinggirkan di Jakarta harus tetap diperhatikan.
"Jakarta akan menjadi sebuah kota metropolitan yang besar, tapi bagaimana penduduknya itu?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240203_Ahok-kampanye-untuk-Ganjar.jpg)