Berita Berau Terkini
Kepala DPMK Sebut Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat di Berau
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tentram Rahayu, menjadi salah satu pembicara diajang World Water Forum (WWF) ke 10
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
Hasil panen yang rendah mendorong petambak membuka lahan lebih luas lagi. Namun Sejak tahun 2020, YKAN bersama mitra menginisiasi program Shrimp-Carbon Aquaculture atau SECURE untuk menggabungkan budidaya tambak udang tradisional dengan restorasi mangrove yang berkelanjutan.
Baca juga: Pakar UGM Ungkap Sederet Masalah IKN Nusantara ke Depan, Warga Lokal Terdesak, Mangrove Bisa Hilang
Dengan SECURE, tambak yang ada dibagi menjadi 2 bagian dimana 80 persen area dijadikan sebagai area restorasi mangrove dan 20 persen sisanya sebagai area budidaya.
“Pendekatan SECURE ini salah satu contoh win-win solution agar mangrove tetap lestari, tanpa mengganggu mata pencaharian petambak. Bahkan dengan adanya mangrove, dapat mendukung praktek budidaya sebagai pakan alami ikan, menyaring air, hingga mengurangi emisi karbon,” tutupnya. (*)
| Bupati Berau Soroti Sampah di Gunung Tabur, Sri Juniarsih: Saya Lihat Setiap Hari Tak Nyaman |
|
|---|
| 8 Kampung di Kelay Masih Berkembang, Berau Bentuk Tim Percepatan Kejar Desa Mandiri |
|
|---|
| Telkom Tingkatan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Berau, Bandwidth di Pulau Derawan Ditambah |
|
|---|
| Target Investasi Berau 2026 Diusulkan Rp8 Triliun, DPMPTSP Optimistis Capai Realisasi |
|
|---|
| Disbudpar Berau Rancang Spot Wisata Baru di Labuan Cermin untuk Kurangi Kepadatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240523-DPMK-Berau-Tentram-Rahayu.jpg)