Berita Kutim Terkini
Pemkab Kutim Tanggung BPJS Ketenagakerjaan 14.500 Pekerja Rentan
Sebanyak 14.500 pekerja rentan di Kutai Timur telah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui kerjasama dengan Pemkab
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Untuk meningkatkan perlindungan kepada masyarakat khususnya pekerja rentan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Dimana, ada sebanyak 14.500 pekerja rentan di Kutai Timur telah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui kerjasama dengan Pemkab.
Salah satu manfaat kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan maka masyarakat tersebut akan menerima manfaat santunan Jaminan Kematian (JKM) untuk pekerja rentan.
"Jangan sampai penerima manfaat tidak tersampaikan, saya harap kita berkolaborasi, tidak satu pihak. Insyaallah teman-teman di BPJS Ketenagakerjaan komitmen akan membantu di Kutim," ujar Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Erfan Kurniawan, Kamis (23/5/2024).
Baca juga: Efektivitas Penggunaan Biaya Operasional, BPJS Ketenagakerjaan Terima Penghargaan Grab
Baca juga: Tingkatkan Efektivitas Penggunaan Biaya Operasional, BPJS Ketenagakerjaan Terima Penghargaan Grab
Secara simbolis, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman memberikan santunan JKM kepada 5 ahli waris, diantaranya sebagai berikut:
1. Ahli waris Rahman seorang nelayan dari Dinas Perikanan sebesar Rp 42 juta,
2. Ahli waris almarhum Randu yakni pedagang dari Dinas Koperasi dan UMKM sebesar Rp 42 juta,
3. Ahli waris almarhum Rita Yuspita dari KPPS KPU Kutim di Muara Bengkal sebesar Rp 42 juta
4. Ahli waris Fajar Sodik dari Panwascam Bawaslu Muara Ancalong Rp 84 juta
"Tenaga rentan akan kita perhatikan. Insyaallah masyarakat puas dengan kinerja Pemkab Kutim," tegas Ardiansyah.
Sebelummya, Ardiansyah mengaku komitmen Pemkab Kutim dalam melindungi dan mensejahterakan masyarakat melalui kegiatan Baznas Kutim berupa santunan kepada honorer yang tidak mampu.
Baca juga: Memperingati Hari Buruh Tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Membagikan Paket Sembako
Oleh sebab itu, ia meminta agar dinas-dinas terkait dalam hal ini Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Baznas Kutim agar berkolaborasi memberantas kemiskinan.
"Sedangkan Dinkes Kutim bisa segera mensosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan terhadap pekerja rentan bersama Dinas Ketenagakerjaan," pungkasnya. (*)
| Bupati Kutim Ardiansyah Berlakukan WFH Bagi ASN di Hari Jumat, Kecuali Pejabat Eselon III, II dan I |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi di Sangatta Kutim Melonjak, Pedagang dan Warga Keluhkan Penurunan Daya Beli |
|
|---|
| Harga Elpiji Non-subsidi di Kutai Timur Naik, Cek Rincian Harga Terbaru di Sangatta hingga Wahau |
|
|---|
| Keluhan Sopir Travel di Kutim, Harga Dexlite Rp 24 Ribu, Isi Rp 750 Ribu Tak Sampai Setengah Tangki |
|
|---|
| Bupati Kutim Minta Perusahaan Sawit Bangun Refinery di KEK Maloy |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240523-Bupati-Kutim-Ardiansyah-Sulaiman.jpg)