Tribun Kaltim Hari Ini
Pasok Sapi dari NTT dan NTB, DKP3 Bontang Pantau Kesehatan Hewan Kurban
DKP3 Kota Bontang meningkatkan pengawasan serta pengecekan kesehatan hewan yang masuk ke Kota Bontang, khususnya sapi dari pulau Jawa.
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Jelang Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban, Dinas Ketahanan Pangan Perikanan, dan Peternakan (DKP3) Kota Bontang meningkatkan pengawasan serta pengecekan kesehatan hewan yang masuk ke Kota Bontang, khususnya sapi dari pulau Jawa.
Fungsional Ahli Muda Medik Veteriner DKP3 Kota Bontang drh Riyono menjelaskan, pada Hari Raya Kurban tahun ini pihaknya memprediksi kebutuhan hewan untuk disembelih mencapai 1.200 ekor.
Menurut Riyono, besarnya permintaan hewan kurban ini mesti diproteksi, ditengah ancaman penyebaran Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit pada kulit hewan ternak di pulau Jawa.
Baca juga: Kebutuhan Hewan Kurban 11 Ribu Ekor, Disnakkeswan Kaltim Cegah Penyakit Mulut dan Kuku
"LSD ini penyakit kulit bendol yang diderita oleh sapi. Penyebarannya banyak di Jawa dan penularannya cepat. Kami mengantisipasi dengan mengeluarkan kebijakan larang masuknya sapi dari Jawa," terang Riyono.
Mesti demikian masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, menurut Riyono, pasokan sapi di Bontang akan terakomodir dari Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Di sisi lain untuk memastikan kesehatan hewan kurban, pihaknya akan mulai menyisir para pedagang. Inspeksi untuk mengambil sampling kesehatan hewan kurban di Bontang.
Setiap sapi atau kambing yang telah dipastkan sehat akan ditandai dengan anting. "Artinya lulus klinis secara kesehatan," pungkasnya. (mrd)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
| Pedagang di Kaltim Terhimpit Harga Plastik, Lonjakan Harga Bahan Kemasan Menekan Laba |
|
|---|
| Antrean SPBU di Wilayah Kaltim Masih Terkendali, Isu Kenaikan BBM Picu Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/PEMERIKSAAN-KESEHATAN-SAPIMU.jpg)