Tribun Kaltim Hari Ini
Kans Diterima Pusat Bertambah, DOB Ibu Kota Tanjung Selor Tambah Dua Kecamatan
Lebih dari 13 tahun Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) belum punya ibukota. Saat ini kota Tanjung Selor masih menjadi bagian Kabupaten Bulungan
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Lebih dari 13 tahun Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) belum punya ibu kota. Saat ini kota Tanjung Selor masih menjadi bagian Kabupaten Bulungan.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang dalam kegiatan penyerahan sertifikat hibah tanah kaveling di kawasan pusat Pemprov Kalimantan Utara, Senin (3/6/2024) mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya menambah minimal dua kecamatan untuk pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Ibu Kota Tanjung Selor.
Tujuan tersebut agar bisa meyakinkan pemerintah pusat untuk memenuhi standar terbentuknya kota provinsi dan sudah dikomunikasi dengan Bupati Bulungan dan DPRD Bulungan.
Baca juga: DPRD Kaltara Minta Pemerintah Pusat Agar DOB Tanjung Selor Segera Diwujudkan
“Kendala utama anggaran. Bentuk daerah otonomi baru perlu anggaran besar, kepegawaiannya, instrumen lainnya pasti butuh anggaran. Ditanya target saya ingin secepatnya,” kata Zainal
Di tengah penambahan kecamatan, peningkatan infrastruktur menjadi langkah untuk keseriusan pemprov untuk menjadikan Kawasan Tanjung Selor sebagai ibu kota provinsi. Salah satunya dengan penyerahan sertifikat hibah tanah kaveling di kawasan pusat Pemprov Kaltara.
Acara dirangkai dengan penandatanganan berita acara serah terima dan prasarana berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 dari Pemkot Tarakan ke Pemprov Kaltara. Kemudian juga penyerahan SK tugas belajar di lingkungan Pemprov Kaltara dan penyerahan cendera mata kepada PNS pra pensiun di lingkungan Pemprov Kaltara.
Usai kegiatan simbolis, Zainal menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat kepada lima instansi vertikal yang berlokasi di Kota Mandiri Tanjung Selor bisa dimanfaatkan dengan baik.
“Kalau hari ini ada instansi vertikal BUMN diserahkan, termasuk Bawaslu, KPU, kantor pajak, Lanud, Korem sudah juga kemarin kita serahkan,” bebernya.
Gubernur menyampaikan bahwa hibah lahan yang diberikan nantinya akan dibangun gedung dan diharapkan ada memasukkan ornamen kearifan lokal di dalam dan luar gedung.
“Sebagai ciri khas kita Kaltara dan bisa juga menambah keindahan kantor. Setelah penyerahan hibah lahan, tentunya harus segera membangun dan nantinya kota mandiri terlihat sebagai wujud perkotaan,” katanya.
Dengan agenda yang digelar kemarin diharapkan dapat meningkatkan kemajuan pembangunan di Kaltara.
“Sekarang baru satu dua bangunan kantor sudah berdiri di sana, mudahan setelah diberikan sertifikat, dan dari instansi vertikal dapat anggaran membangun, insyaAllah 3 tahun ke depan Tanjung Selor banyak perubahan,” bebernya.
Dia tidak memberikan target untuk menyelesaikan pembangunan oleh penerima hibah. Namun, dia berharap penerima hibah itu segera membangun perkantoran.
| Jangan Pakai e-KTP saat Check In Hotel, Kemendagri Sarankan Masyarakat Pakai Identitas Lain |
|
|---|
| Sopir Dipaksa Antre Panjang, Penyaluran BBM Subsidi di Balikpapan Sudah Melampaui Kuota |
|
|---|
| Kejagung Tetapkan Hery Susanto Tersangka Dugaan Korupsi Suap Nikel, Jejak Kasus Ketua Ombudsman RI |
|
|---|
| Polemik Pengalihan Kepesertaan JKN dari Provinsi ke Kab/Kota, Wali Kota Samarinda Minta Ditunda |
|
|---|
| Surat Pemprov Kaltim yang Minta Kabupaten/Kota Ambil Alih Pembiayaan BPJS PBI Dianggap Terlambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/HIBAH-LAHAN-PEMPROV-KALTARA.jpg)