Breaking News

Tribun Kaltim Hari Ini

Cara Bulog Tarakan di Kalimantan Utara Kendalikan Inflasi Berupa Gerakan Pangan Murah

Perum Bulog Cabang Tarakan bekerja sama dengan Pemkot Tarakan akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
PENDATAAN - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, melakukan pendataan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Inhutani Nunukan, Senin (10/6/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Perum Bulog Cabang Tarakan bekerja sama dengan Pemkot Tarakan akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Upaya untuk mengendalikan inflasi dan harga komoditas jelang Idul Adha 1445 Hijriah.

Kegiatan GPM akan dilaksanakan di halaman Masjid Al-Maarif Kota Tarakan. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada 11-12 Juni 2024 mendatang.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Tarakan, Sri Budi Prasetyo mengatakan rencananya GPM akan dilaksanakan pada 11 atau 12 Juni 2024.

Baca juga: Bulog Tarakan Kalimantan Utara Jamin Stok Beras Bertahan Lima Bulan

"Kepastiannya masih menunggu konfirmasi dari Dinas Ketahanan Pangan," kata Sri Budi Prasetyo, Pimpinan Perum Bulog Cabang Tarakan.

Dalam GPM tersebut, pihak Bulog nanti akan menyediakan beras 12 ton, gula satu ton dan minyak goreng 2.000 dus. Nantinya beras yang tersedia berupa beras SPHP dan premium dengan harga terjangkau.

“Beras SPHP dijual tidak melebih HET, kalau di Kalimantan HET-nya Rp13.100 per kilogram. Jadi per 5 kg-nya Rp65.500, tapi nanti kami jual di kisaran Rp 62 ribu sampai Rp 63 ribu.

Sedangkan beras premium dijual Rp75 ribu per 5 kilogram,” sebutnya.

Dia menyampaikan bahwa ada peningkatan permintaan beras SPHK dan premium di kalangan masyarakat. Permintaan ini meningkat lantaran semakin dekat Idul Adha.

Baca juga: Bulog Tarakan Datangkan 100 Ton Gula Pasir Jelang Ramadhan

“Karena untuk stok dan permintaan meningkat. Jadi memang karakteristik masyarakat menjelang hari raya besar pasti ada peningkatan konsumsi karena untuk persiapan,” katanya.

Kendati terjadi peningkatan permintaan jelang Idul Adha 2024. Dia melanjutkan, ketersediaan stok beras, gula dan minyak di Tarakan relatif aman. Bulog saat ini masih mempunya stok 455 ton.

“Untuk gula kurang lebih tujuh ton dan minyak goreng akan datang sebanyak 38.000 liter. Jadi untuk Idul Adha ini kami menjamin stok di Bulog relatif aman dan InsyaAllah harganya terjangkau,” jelasnya.

Dia menyampaikan agar masyarakat jangan sampai panic buying atau membeli barang sembako dalam jumlah banyak. Menurutnya, panic buying akan berdampak terhadap berkurangnya stok di pasaran.

“Sehingga memicu kenaikan harga barang sembako di pasaran,” pungkasnya.

Baca juga: Bulog Tarakan Siapkan Stok Minyakita 80 Ribu Liter

Sementara itu, harga barang kebutuhan pokok di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) jelang Idul Adha naik. Naiknya harga barang kebutuhan pokok diketahui dari hasil pendataan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Nunukan di sejumlah pasar.

Kabid Perdagangan, DKUPP Kabupaten Nunukan, Dior Frames menyebut sejumlah barang yang harganya naik di pasar jelang Idul Adha seperti cabe rawit merah, daging ayam, bawang merah, tomat dan beras.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved