Sabtu, 9 Mei 2026

Lifestyle

Apa Itu Pohon Kratom? Tanaman Herbal Kalimantan yang Digemari di Amerika

Pohon kratom atau Mitragyna speciosa adalah tanaman herbal yang berasal dari wilayah Kalimantan, Indonesia.

Tayang:
Penulis: Nisa Zakiyah | Editor: Anggi Firgianti Pratiwi
Insert.grid.id
TANAMAN KRATOM - Inilah informasi terkait pohon kratom yang dikenal sebagai tanaman herbal asal Kalimantan yang digemari di Amerika. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tanaman Kratom atau Mitragyna speciosa adalah tanaman herbal yang berasal dari wilayah Kalimantan, Indonesia.

Tanaman Kratom telah digunakan selama berabad-abad oleh penduduk lokal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti rasa sakit, kelelahan, dan diare.

Dilansir dari dw.com, Tanaman Kratom banyak ditemukan di daerah pedalaman Kalimantan, dan sudah dikonsumsi selama berabad-abad di Asia Tenggara dan Papua Nugini.

Daun kratom mengandung senyawa alkaloid aktif seperti mitragynine dan 7-hydroxymitragynine yang memberikan efek stimulan pada dosis rendah dan efek sedatif pada dosis tinggi.

Tanaman yang berasal dari keluarga kopi ini memiliki efek stimulasi dan penghilang rasa sakit.

Selain itu, sebagian orang meyakini Tanaman Kratom sebagai daun ajaib untuk mengatasi berbagai hal mulai dari kecanduan opioid hingga gangguan kecemasan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tanaman Kratom telah mendapatkan popularitas di Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya sebagai alternatif alami untuk mengatasi nyeri kronis, kecemasan, dan untuk mendukung proses pemulihan dari kecanduan opioid.

lihat fotoTanaman Kratom
Tanaman Kratom

Popularitas ini telah mendorong ekspor daun kratom secara signifikan dari Kalimantan ke berbagai belahan dunia, menjadikannya salah satu tanaman herbal yang paling diminati di pasar internasional.

Saat ini, tanaman tersebut dijual dalam bentuk bubuk dan diekspor ke seluruh dunia.

Hal tersebut membuat kekhawatiran beberapa regulator kesehatan tentang keamanan konsumsi tanaman ini.

Tanaman Kratom menstimulasi bagian reseptor otak seperti morfin, meskipun kratom menghasilkan efek yang jauh lebih ringan.

Dilansir situs lab Badan Narkotika Nasional (BNN), cara mengkonsumsi daun kratom biasanya dikunyah dalam bentuk segar ataupun dijadikan serbuk untuk diseduh menjadi teh.

Tanaman Kratom pun semakin populer, namun literatur ilmiah tentang efek dan toksisitas Tanaman Kratom masih sangat langka.

Dalam dosis rendah, Tanaman Kratom dilaporkan memiliki efek stimulan (digunakan untuk memerangi kelelahan selama jam kerja yang panjang), sementara pada dosis tinggi dapat memiliki efek sedatif - narkotika.

Salah satu pos perdagangan utama kratom di Kalimantan adalah Pontianak.

Data dari kantor pos utama, pada tahun 2016 menunjukkan bahwa wilayah itu mengirim sekitar 400 ton ke luar negeri setiap bulan yang memiliki nilai sekitar 130 juta Dolar AS per tahun.

Menurut American Kratom Association, sebanyak lima juta orang Amerika Serikat menggunakan Tanaman Kratom dan jumlahnya terus bertambah.

Para pelanggan biasanya mendapatkan kratom melalui paltform online seperti Facebook, Instagram dan toko online Ali Baba. 

Banyaknya permintaan kratom membuat para petani di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang menjadi pusat produksi kratom, beralih profesi.

Awalnya mereka memproduksi komoditas tradisional seperti karet dan minyak kelapa sawit, namun sekarang menjadi petani kratom.

Mereka mulai menanam pohon kratom dan mengubahnya menjadi tanaman komersial.

Dilansir dari dw.com, pada tahun 2017 ekspor Tanaman Kratom sempat turun karena cuaca buruk dan ketakutan akan salmonela.

Namun sejak beberapa tahun lalu, ekspor Tanaman Kratom kembali menguat. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim

Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp Tribun Kaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved