Kamis, 21 Mei 2026

news

Mahasiswa Banjarmasin Ciptakan Obat Diabetes dari Sisik Ikan Gabus

Empat mahasiswa Farmasi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) berhasil menciptakan obat penawar diabetes dari sisik ikan gabus atau ikan haruan.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Steemit
Ilustrasi manfaat kesehatan konsumsi ikan gabus 

TRIBUNKALTIM.CO - Empat mahasiswa Farmasi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) berhasil menciptakan obat penawar diabetes dari sisik ikan gabus atau yang disebut haruan.

Mahasiswa angkatan 2021 yang diketuai oleh Nafisah Sofia Apriliyana dengan 3 rekan timnya yaitu Ainur Ridha, Luthfiah, dan Rajmi Septia menggunakan kolagen yang diekstrak dari sisik ikan gabus untuk mengatasi luka pada penderita diabetes.

Nafisah mengaku mendapat ide itu dari dosen pembimbingnya yang juga berpengalaman melakukan penelitian tentang obat-obatan.

Tidak hanya itu, penelitianya juga mendapat dukungan beasiswa dan mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang diikuti oleh mahasiswa se-Indonesia.

“Alhamdulillah kami berhasil membuat sisik ikan gabus menajadi ektrak kolagen untuk obat diabetes. Ini suatu yang jarang dilakukan dan mudahan bisa membawa kemenangan dalam ajang Pimnas nanti,” ucapnya mahasiswi semester 6 Fakultas Farmasi Uniska ini.

Mahasiswa ini menggunakan ikan gabus bagian sisiknya untuk dijadikan ekstrak kolagen yang diformulasikan dalam sediaan nanoemulgel.

Ridha menjelaskan, bahan baku sisik ikan gabus ini pun didapatkan dari limbah pasar ikan Banjarbaru yang dipotong menggunakan grinder hingga menjadi serbuk dan diekstrak selama 48 jam dan setelah itu akan difiltrasi.

Penelitian inipun diharapkan dapat menjadi landasan teori dalam mengembangkan percepatan proses penyembuhan luka diabetik dan dapat menjadi kontribusi pada peningkatan kualitas hidup para penderita diabetes. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved