news
Kisah Perjalanan Hamzah Haz ketika Memenangi Pemilihan Wakil Presiden
Wapres ke-9 RI Hamzah Haz meninggal dunia.Hamzah Haz merupakan seorang politikus dan Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia yang menjabat pada periode
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah salah satu kader terbaiknya yang pernah menjadi Wakil Presiden (Wapres) ke-9 RI Hamzah Haz meninggal dunia. Hamzah Haz mengembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto pada hari ini, Rabu (24/7/2024).
"Innalillahi wa inna ilaihi Rojiun. Benar, telah wafat Bapak Dr Hamzah Haz, pagi ini jam 09.30 di kediaman Tegalan," kata Arwani pada hari Rabu.
Arwani mengatakan, jenazah Hamzah Haz akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Cisarua, Bogor, pada Rabu siang.
Berikut perjalanan Hamzah ketika memenangi pemilihan wakil presiden :
Hamzah Haz merupakan seorang politikus dan Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia yang menjabat pada periode 2001-2004.
Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat, 15 Februari 1940, itu berhasil memenangi pemilihan wakil presiden lewat tiga putaran di Gedung DPR/MPR di Jakarta, pada 25-26 Juli 2001.
Saat itu, proses pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih oleh DPR. Adapun proses pemilihan wakil presiden pada 2001 terjadi setelah Megawati Soekarnoputri naik menjadi presiden menggantikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang tersingkir dari kursinya di Istana Kepresidenan.
Dalam pemilihan yang berlangsung selama dua hari itu, Hamzah sukses menumbangkan empat kompetitornya.
Mereka yakni Jenderal (Purn) Agum Gumelar, Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Golkar kala itu, Akbar Tandjung, dan Fungsionaris Partai Golkar Siswono Yudho Husodo.
Pada putaran kedua, giliran SBY yang tersungkur dan terpaksa tidak bisa melanjutkan putaran berikutnya. Pada putaran ketiga, Hamzah mengandaskan Akbar Tandjung. Kemenangan ini pun mengantarkan Hamzah menjadi wakil presiden mendampingi Megawati.
Secara persentase, Hamzah memperoleh suara sebanyak 55,7 persen. Perolehan suara Hamzah pun memenuhi ketentuan TAP MPR Nomor VI/MPR/1999 yang menyatakan wakil presiden terpilih harus mendapat suara separuh lebih dari jumlah pemilih. Kemenangan Hamzah dalam proses pemilihan wakil presiden secara resmi diumumkan langsung oleh Ketua MPR kala itu, Amien Rais.
Ia dan Megawati Soekarnoputri terpilih sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden menggantikan Abdurrahman Wahid yang saat itu posisinya dicopot oleh MPR. Kedua pasangan tersebut menjabat antara tahun 2001 – 2004.
Sebelum menjadi Wakil Presiden, ia merupakan ketua Umum PPP yang merupakan hasil penggabungan dari empat partai Islam semasa Orde Baru, yaitu PSII, Parmusi, NU, dan PERTI.
Hamzah Haz ditunjuk sebagai Ketua Umum PPP pada periode 1998 – 2007 menggantikan Ismail Hasan Metareum. Jabatan tersebut adalah yang keempat setelah partai berdiri.
Di masa pasca reformasi, banyak kader PPP yang akhirnya keluar dan membangun partainya sendiri. Hal ini menjadi tantangan tersendiri baginya dalam membesarkan partai berlambang Ka’bah tersebut.
| Mahasiswa Banjarmasin Ciptakan Obat Diabetes dari Sisik Ikan Gabus |
|
|---|
| Kebijakan Penjemputan Penumpang di Dalam Gedung Parkir Bandara SAMS Dikeluhkan Netizen |
|
|---|
| Senjata Nuklir Masih Menjadi Momok, Kini Rusia, Cina, Korea Utara, dan Iran Sepakat Beri Ancaman |
|
|---|
| Ujung Tombak Rusia Kini Berbalik Posisi Gegara AS dan Barat Makin Unjuk Gigi, Putin Angkat Tangan |
|
|---|
| Imbas Serangan Rudal Cina di Sekitar Wilayah Taiwan, Jepang Nyatakan Ancaman Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Sosok-Hamzah-Haz-Wakil-Presiden-Megawati-Soekarnoputri.jpg)