Senin, 13 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Warga Samarinda Akui Harus Berhati-hati saat Melintasi Jembatan Achmad Amiens

Pemerintah Kota  Samarinda tengah melakukan pemeliharaan Jembatan Achmad Amins dengan pengupasan aspal dan pengaspalan ulang

TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
Pemerintah Kota  Samarinda tengah melakukan pemeliharaan Jembatan Achmad Amins atau yang sering dikenal dengan Jembatan Mahkota II dimulai dengan pengupasan aspal dan pengaspalan ulang.TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota  Samarinda tengah melakukan pemeliharaan Jembatan Achmad Amins, atau yang sering dikenal dengan Jembatan Mahkota II dimulai dengan pengupasan aspal dan pengaspalan ulang.

Anggaran yang dikucurkan adalah senilai Rp 4,2 miliar, dengan jenis aspal asphalt concrete - wearing course (AC-WC).

Sebelumnya Dinas PUPR menargetkan kegiatan pengaspalan ulang ini akan rampung hingga 27 Juli lalu. Namun mengingat padatnya lalu lintas di jembatan ini, membuat pihak kontraktor hanya bisa bekerja pada malam hari.

Tak heran jika proses pemeliharaan jembatan tersebut hingga saat ini belum juga rampung.

Namun siapa sangka, baru-baru ini terdengar kabar bahwa proses pemeliharaan jembatan ini membuat dua warga merenggang nyawa di hari yang sama, lantaran kondisi aspal yang saat ini baru terkupas dari satu sisi. Sehingga membuat pengendara oleng dan lepas kendali.

Baca juga: Pemkot Samarinda Kucurkan Anggaran Rp 4,2 Miliar untuk Pemeliharaan Jembatan Achmad Amins 

Baca juga: Siapkan Sistem Buka-Tutup Dua Bulan, Pemkot Percantik Jembatan Achmad Amins

Hal ini pun menjadi atensi bagi pengendara lain, seperti yang diungkapkan oleh Andri, warga yang juga bekerja di daerah Samarinda Seberang. Ia mengaku memilih melalui jembatan Mahkota II lantaran jarak tempuh yang lebih dekat.

"Memang harus hati-hati kalau lewat, soalnya belum selesai juga pengaspalannya. Tapi mau gak mau lewat sini," ungkapnya (30/7).

Senada dengan Andri, Wanda yang juga sering melintasi jembatan ini pun mengaku harus berhati-hati. Sebab kondisi aspal yang telah dikupas masih menyisakan krikil kecil, sehingga tak nyaman dilintasi.

Meski demikian, dirinya tetap memilih melalui jembatan ini lantaran merupakan salah satu jalur alternatif yang menghubungkan dua kecamatan sekaligus, yakni Sambutan dan Palaran.

Baca juga: Pemkot Samarinda Bakal Percantik Jembatan Achmad Amins, Siap-siap Sistem Buka-Tutup 2 Bulan

"Saya sudah pelan-pelan, tapi ada aja orang naik motor ngebut. Jadi kita harus ekstra hati-hati, apalagi kemarin ada kabarnya orang meninggal di sini," tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved