Kamis, 21 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Dishub Tunggu Kepastian dari ASDP, Ferry Rute Malinau-Tarakan Segera Terealisasi

Wacana pengoperasian angkutan penyeberangan Ferry dari Kelapis menuju Tarakan segera terealiasi. Saat ini masih berproses di perizinan.

Tayang:
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
PENYEBERANGAN SUNGAI - Angkutan sungai dan penyeberangan dari Malinau menuju ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (4/8). 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Wacana pengoperasian angkutan penyeberangan Ferry dari Kelapis menuju Tarakan segera terealiasi. Saat ini masih berproses di perizinan.

Program ini merupakan bagian dari inisiasi Kementerian Perhubungan terkait rencana pengoperasian jalur penyeberangan Ferry di Pelabuhan Kelapis.

Sebelumnya, telah dilakukan pemetaan jalur oleh Kementerian Perhubungan RI di sejumlah wilayah Kalimantan Utara.

Rute penyeberangan Sungai Malinau-Tarakan masuk sebagai jalur berpotensi untuk dikembangkan. Saat ini tindaklanjutnya sementara dalam tahap perizinan melalui Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia.

Baca juga: Perahu yang Ditumpangi 4 Orang Pantarlih di Malinau Terbalik, Berkas Coklit Pilkada 2024 Hanyut

"Sudah dilakukan kajian oleh Kemenhub di beberapa tempat termasuk di Malinau dan dinilai Malinau merupakan salah satu jalur yang paling efektif yaitu melalui angkutan sungai danau dan penyeberangan ferry, yaitu rute Tarakan-Malinau," ujar Kadis Perhubungan Malinau, Ajang Kahang.

Program tersebut merupakan inisiatif Kemenhub melalui ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan), Dishub Malinau telah memfasilitasi di tingkat kabupaten.

Meski demikian, untuk penyeberangan antara kabupaten/kota adalah kewenangan Pemerintah Provinsi.
Rencana ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Kalimantan Utara.

Di tingkat Kabupaten, Pemkab Malinau akan melakukan koordinasi, persiapan hingga kemapanan fasilitas.

"Jadi perlu beberapa persiapan lagi, mulai dari koordinasi, persiapan jadi belum bisa serta merta dijalankan. Kita masih menanti kepastian dari mereka (ASDP) lagi," ungkapnya.

Setelah perizinan rampung, pembicaraan teknis pelaksanaan masih dibutuhkan. Termasuk persiapan fasilitas hingga kelancaran penyeberangan.

"Jadi ini hanya info awal saja. Nantu akan kita sampaikan secara resmi ke masyarakat," ungkapnya.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Malinau, terjadi kenaikan angka pengguna jasa di pelabuhan Speedboat pada semester pertama 2024.

Pada bulan Januari hingga Mei 2024, pengguna jasa bertambah menjadi 30.037 pengguna. Bertambah 5.189 pengguna dibanding periode yang sama tahun 2023.

Sehingga dari segi jumlah persentase kenaikan pengguna jasa speedboat Malinau bertambah atau meningkat 20,88 persen.

Moda transportasi sungai dan laut melalui pelabuhan speedboat Malinau merupakan jenis jasa angkutan yang paling banyak digunakan warga.

"Secara jumlah, transportasi angkutan sungai memang terus meningkat di Malinau. Permintaan dari tahun ke tahun terus bertambah," kata Ajang Kahang.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved