Kamis, 9 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Keluh Kesah Pelatih Atlet Mahulu, Mendamba Perhatian Pemda dalam 2 Hal Ini

Keluh kesah pelatih atlet Mahulu, Kaltim. Pelaku olahraga Mahulu mendamba perhatian pemerintahan daerah dalam 2 hal ini.

|
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Kolase Tribun Kaltim
Atlet Mahulu Kaltim - Keluh kesah pelatih atlet Mahulu, Kaltim. Pelaku olahraga Mahulu mendamba perhatian pemerintahan daerah dalam 2 hal ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kesejahteraan atlet saat ini sudah semakin membaik.

Pemerintah maupun swasta memberikan bonus berlimpah hingga jaminan hari tua acap kali mereka meraih prestasi internasional.

Namun, hal itu belum dirasakan sebagian atlet daerah.

Padahal, mereka adalah akar rumput pembinaan olahraga Indonesia yang menjadi cikal-bakal atlet nasional.

Hal itu antara lain dialami sejumlah atlet di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Baca juga: Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Mahulu Sudah Dapat Izin Kementerian

Salah satu pelatih Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Mahulu, Elis mengatakan meski perjuangan atlet di daerah masih belum dilirik sepenuhnya, namun Ia mengaku akan terus bertekad untuk memberikan yang terbaik.

Salah satunya adalah tetap memberikan pelatihan bagi para atlet meski hanya bisa dilakukan dengan seadanya.

Meski begitu, Ia sangat berharap Pemkab Mahulu ke depannya dapat memberikan perhatian kepada atlet dan pelatih.

Terlebih, menurutnya di Mahulu sebenarnya ada banyak generasi muda yang bisa berpotensi untuk menjadi atlet.

"Tapi harapan saya ke depannya pemerintah memperhatikan atlet-atlet Mahulu karena saya sebagai guru olahraga ya, saya melihat bahwa di lapangan itu banyak potensi anak-anak Mahulu yang mempunyai bakat tapi tidak terbina," katanya, Selasa (6/8/2024).

Melihat potensi yang ada, ia sangat berharap pemerintah bisa membantu para atlet untuk diberikan fasilitas.

Baca juga: Rela Antre Ngecas di Puskesmas, Cerita Perjuangan Warga Kabupaten Mahulu Jelang 79 Tahun RI Merdeka

Utamanya mengenai sarana latihan olahraga dan melakukan olahraga dengan metode terpusat.

"Memfasilitasi kamilah bukan hanya saya tapi semua Cabor. Pertama sarana prasarana, kedua metode supaya terpusat gitu nah," ujarnya.

Ia sangat berharap kedepannya Ia bisa melakukan pembinaan olahraga terpusat.

Karena Ia menyebut dengan hanya mengandalkan ekstrakurikuler di sekolah, waktunya sangat terbatas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved