Warga Terhibur di Acara Pawai Pembangunan Samarinda

Pawai yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti oleh ratusan peserta

TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
Kemeriahan Pawai Pembangunan di Kota Samarinda, Minggu (18/8).TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Meski langit mendung menyelimuti, nyatanya tak menyurutkan warga Samarinda memadati sejumlah jalan yang menjadi rute Pawai Pembangunan 2024 pada hari ini, Minggu (18/8).

Pawai yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari 89 mobil hias dan 97 kelompok pawai yang berjalan kaki.

Penampilan para peserta pawai sangat unik dan beragam, menampilkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), sejumlah sekolah, organisasi masyarakat, hingga komunitas kesenian dan budaya dari berbagai paguyuban. 

Tak ketinggalan, komunitas olahraga dan perkumpulan relawan juga turut ambil bagian.

Peserta pawai memukau warga dengan berbagai atraksi, termasuk marching band, kostum unik, pakaian adat nusantara, tarian tradisional, pencak silat, barongsai, dan beragam pertunjukan lainnya. 

Seluruh atraksi tersebut ditampilkan dengan megah di hadapan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, tepatnya di panggung kehormatan di Taman Samarendah. Rutenya pun dipasang dengan jarak kurang lebih 3,5 kilometer.

Baca juga: Pemkab Mahulu Adakan Upacara Taptu dan Pawai Obor, Tradisi Menyambut Kemerdekaan RI

Baca juga: Perayaan HUT RI di Mahulu Kaltim akan Dirangkai Pawai Obor

Dimulai dari garis start yang berada di Gor Segiri Jalan Kesuma Bangsa - Jalan Agus Salim - Jalan Basuki Rahmat - Panggung Kehormatan Taman Samarendah - Jalan Awanglong - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan KH Khalid - Jalan Abul Hasan - kembali ke Jalan Agus Salim - finish di Gor Segiri.

Pawai Pembangunan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Ribuan warga yang memadati jalanan tak hanya antusias menyaksikan berbagai atraksi, tetapi juga memberikan komentar positif mengenai acara tahunan ini.

Salah satu warga, Ernawati (45), merasa terhibur saat menyaksikan pawai. 

"Seru, kebetulan juga cuacanya kan gak panas. Syukurnya juga gak hujan," ujarnya pada TribunKaltim.

Senada dengan itu, Nana (35) juga menyatakan kebanggaannya terhadap pawai yang diikuti oleh berbagai komunitas.

"Ada kekayaan budaya kita yang luar biasa tadi ditampilkan. Saya sengaja bawa ana-anak saya, dan mereka senang katanya. Ada kostum unik, mobil hias, banyak juga tadi yang lucu. Harapannya bakal terus menatik ke depannya," katanya.

Komentar positif lainnya datang dari Aldi (20), warga Samarinda Seberang. Ia menilai pawai ini sebagai ajang yang tepat untuk memperkenalkan berbagai budaya dan olahraga kepada masyarakat. 

“Semoga ke depan lebih banyak lagi yang berpartisipasi, lebih ramai dan kreatif,” tutupnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved