Berita Penajam Terkini
Sujiati, Satu-satunya Perempuan di DPRD PPU yang Dilantik, Siap Perjuangkan Petani Hadapi IKN
Sujiati kembali menjadi satu-satunya perwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sujiati kembali menjadi satu-satunya perwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Ia kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat khususnya di Kecamatan Waru dan Babulu, untuk melanjutkan di periode keduanya ini.
Sujiati resmi dilantik bersama 24 anggota DPRD PPU lainnya, pada Senin (19/8/2024). Pelantikan itu menandai masa kerjanya hingga 2029 mendatang.
Kepada TribunKaltim.co ia menyebutkan bahwa pada periode kali ini, ia akan bekerja lebih keras dari yang kemarin.
Kata dia, PPU sudah tidak boleh bersantai, karena adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Disinggung mengenai visi misinya kali ini, ia mengatakan bahwa akan tetap memperjuangkan aspirasi para petani.
Sebab, ia berpandangan bahwa sayang apabila potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten PPU tidak bisa meningkat.
Baca juga: Profil Bijak Ilhamdani jadi Anggota DPRD PPU Termuda Selama 2 Periode Berturut-turut
Baca juga: Anggota DPRD PPU Periode 2024-2029 Dilantik, Raup Muin Jabat Ketua Sementara
PPU harus disiapkan menjadi penyokong atau lumbung pangan bagi warga IKN nantinya.
"Saya akan tetap melanjutkan di komisi II terkait dengan pertanian, karena di wilayah dapil saya hampir 80 persennya pertanian," ungkapnya.
Sujiati tampak hadir pelantikan didampingi suaminya. Ia sesekali terisak, lantaran teringat dengan almarhum sang ayah.
Sambil menyeka air matanya, Sujiati mengatakan bahwa ayahnya berperan besar dalam keberhasilannya kali ini.
Selama melakukan kampanye agar meraup kepercayaan masyarakat, Sujiati terus didampingi sang ayah.
Sayangnya, ayahnya meninggal dunia tidak lama sebelum jadwal pelantikannya tiba.
Kata Sujiati, ia ingin sekali keluarganya lengkap mendampinginya kembali seperti pada pelantikan 2019 lalu.
Tetapi ia yakin, meski orang tuanya tidak hadir, apa yang ia raih saat ini merupakan doa dari keduanya.
"Walaupun bapak saya sudah tidak ada, tapi beliau sempat menemani saya dengan penuh perjuangan kemarin," ucap Sujiati diiringi tangis.
Sujiati merupakan politisi Partai Gerindra PPU. Awal mula ia pindah ke Benuo Taka, lantaran mengikuti orang tuanya yang merupakan transmigran.
Baca juga: DPRD PPU Dorong Pemkab Segera Rumuskan Solusi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Sejak awal, Sujiati gencar memperjuangkan pertanian di PPU. Alasannya, karena ia sangat menyukai dunia pertanian.
Orang tuanya sejak awal berprofesi sebagai petani. Hingga menjadi anggota dewan pun, Sujiati tetap berkebun dilahan belakang rumahnya apabila memiliki waktu senggang.
Ia menanam berbagai jenis tumbuhan. Seperti cabe, sayur mayur, hingga alpukat. (*)
| Usulan Proyek Irigasi di Penajam Paser Utara Tembus Rp53 Miliar untuk 2026 |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Babulu PPU, 14 Paket Diamankan |
|
|---|
| Jalan Penghubung ke Kebun Riko Penajam Paser Utara Terputus, Ada Solusi Jalur Alternatif |
|
|---|
| Terungkap Penyebab PJU di Penajam Paser Utara Tidak Selalu Cepat Diperbaiki |
|
|---|
| Kodim 0913 PPU Resmi Berganti Komandan, Fandy Satria Gantikan Andhika Ganessakti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240819-Anggota-DPRD-perempuan-satu-satunya-di-PPU-Sujiati.jpg)