Pilkada Bontang 2024
Nasib Poros Keempat Pilkada Bontang, Nasdem Belum Menentukan Sikap
Partai Nasdem belum juga mengambil sikap apakah mengusung poros baru dengan berkoalisi bersama PKB atau mendukung kandidat yang ada hari ini
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah Kota Bontang terhitung satu pekan lagi.
Namun Partai Nasdem belum juga mengambil sikap apakah mengusung poros baru dengan berkoalisi bersama PKB atau mendukung kandidat yang ada hari ini.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kota Bontang Joni Muslim mengakui sampai saat ini tak ada kejelasan.
Pasalnya keputusan mengusung atau mendukung merupakan kewenangan dari DPP. Sementara nama-nama yang ikut penjaringan yang dibuka beberapa waktu lalu, sudah disodorkan melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Provinsi Kalimantan Timur.
"Saya juga belum dapat kabar, mengenai keputusan DPP terkait Pilkada Bontang ini," kata Joni saat dihubungi, Rabu (21/8/2024).
Namun ia memperkirakan pengumuman resmi akan keluar sebelum tanggal 25 Agustus 2024.
Meski demikian, NasDem tidak bisa berdiri sendiri, sambungnya, perolehan Pileg lalu hanya 2 kursi, sementara syarat yang ditetapkan KPU dalam mengusung satu pasangan calon minimal memiliki 5 kursi.
Baca juga: Respons Nasdem Usai Bakhtiar Wakkang Sebut Pilih Mundur Lantaran Kecewa Pilkada Bontang 2024
Baca juga: Restorasi Cuma Slogan, Usung Orang Luar di Pilkada Bontang 2024, Bakhtiar Wakkang Mundur dari NasDem
Artinya peluang yang tersedia tersisa jika Nasdem berkoalisi dengan PKB pemilik 4 kursi di DPRD Bontang.
"Kami kan hanya dua kursi, jadi butuh partai lain, kalau kami ya hanya bisa ke PKB, kalau ke Demokrat tidak cukup, kecuali partai PKB dan Demokrat masih cukupnya," jelasnya.
Untuk diketahui, partai Nasdem sebelumnya diklaim akan mengusung pasangan calon Sutomo Jabir dan Nasrullah.
Keduanya sudah mendapat mandat untuk Pilkada Bontang dari PKB, namun hal itu tidak berarti jika Nasdem sampai saat ini juga menentukan sikap.
Dikonfirmasi terpisah, terkait peluang koalisi antara dua partai tersebut, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bontang Firman tidak memberikan jawaban atas upaya dilakukan Tribunkaltim.co. Pesan yang dikirim ke nomor WhatsApp-nya juga hanya dibaca.
Baca juga: Mundur Dari Nasdem, Bakhtiar Wakkang Dukung Basri Rase di Pilkada Bontang
Sementara itu, Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin tidak banyak berkomentar saat awak media meminta tanggapanya. "Masih dikomunikasikan," jawabnya singkat. (*)
| KPU Bontang Sebut Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Kemungkinan Dimajukan |
|
|---|
| KPU Bontang Sebut Pelantikan Walikota Terpilih Masih Sesuai Jadwal Tapi Bisa Berubah |
|
|---|
| KPU Sahkan Neni Moerniaeni dan Agus Haris Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih |
|
|---|
| KPU Bontang Tetapkan Neni Moerniaeni-Agus Haris Jadi Walikota dan Wakil Walikota Terpilih |
|
|---|
| Pilihan Tak Terduga Najirah Usai Kalah Pilkada Bontang 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240820-Ketua-DPD-Nasdem-Kota-Bontang-Joni-Muslim.jpg)