Breaking News

Ibu Kota Negara

Jokowi Pindah ke IKN Awal September, Istana Bantah untuk Hindari Ramainya Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Jokowi pindah ke IKN pada awal September, pihak istana membantah untuk menghindari ramainya aksi unjuk rasa di Jakarta.

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo mengajak para pimpinan lembaga negara untuk mengunjungi sejumlah infrastruktur penting di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengeklaim, rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada September mendatang bukan untuk menghindari aksi-aksi demonstrasi yang belakangan terjadi di Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada awal September.

Hal ini diungkapkan Menteri Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Basuki menyebut bahwa Jokowi akan pindah ke IKN pada September 2024 setelah Bandara VVIP IKN telah beroperasi.

Namun pihak istana membantah kepindahan Jokowi ke IKN untuk menghindari ramainya aksi unjuk rasa di Jakarta.

Baca juga: Kesiapan IKN di Kaltim Usai Rencana Jokowi Pindah ke Ibu Kota Baru Awal September 2024

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengeklaim, rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada September mendatang bukan untuk menghindari aksi-aksi demonstrasi yang belakangan terjadi di Jakarta.

Heru mengatakan, rencana Jokowi IKN pada September 2024 sudah disampaikan sejak lama.

"Enggak (tidak untuk menghindari demonstrasi) kan beliau udah menyampaikan ya (rencana pindah), sudah lama," ujar Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/8/2024).

Heru menjelaskan, kepindahan Jokowi ke IKN masih akan disesuaikan dengan rangkaian kunjungan kerja kepala negara ke sejumlah daerah.

Menurut rencana, Jokowi akan berkantor di Istana Garuda IKN di sela-sela padatnya agenda kunjungan kerja tersebut.

Baca juga: Momen Jokowi dan Anies Baswedan di Kongres III Nasdem, Kader Teriakan Nama Anies

"Agenda beliau akan disesuaikan, tentunya kunker beliau cukup banyak di sela-sela kunker, tentunya beliau akan menyempatkan berkantor di IKN," ujar Heru.

"Sedang berkoordinasi dengan Pak Mensesneg, Seskab, dan tentunya kesiapan lainnya. Seperti, koordinasi dengan Menteri PUPR," lanjutnya.

Momen Presiden Joko Widodo berbincang bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di kawasan Embung MBH, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).
Momen Presiden Joko Widodo berbincang bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di kawasan Embung MBH, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024). (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Saat ditanya apakah nantinya Presiden Jokowi akan mulai berkantor di IKN secara permanen sejak September 2024, Heru tak memberikan jawaban tegas.

Ia hanya kembali menekankan bahwa semua hal sedang menyiapkan rencana Presiden Jokowi pindah ke IKN.

Heru juga tidak menjawab lugas soal kemungkinan presiden terpilih Prabowo Subianto akan berkantor di IKN.

"Ya nanti kita lihat," tutur Heru.

Baca juga: Ungkit Jatah Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Jokowi Ingatkan soal Loyalitas PAN

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved