Berita Balikpapan Terkini
Viral Istilah Tone Deaf, Warga Balikpapan Ini Bagikan Tips Mengatasinya
Viral istilah tone deaf di media sosial, warga Balikpapan ini bagikan tips mengatasinya.
Penulis: Ardiana | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Manusia adalah makhluk sosial di mana perlu bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.
Hal itu pula yang sangat dipahami oleh Anne, warga Balikpapan.
Karena sebagai makhluk sosial, menurut Anne, manusia harus menghargai perasaan orang lain.
"Menurutku, kita harus hidup bersosialisasi dengan orang banyak dan pasti kita butuh orang lain juga. Sehingga kita perlu memahami karakter hingga perasaan orang lain. Itu kita perlukan di kehidupan kita ini," jelasnya, Sabtu (7/9/2024).
Baca juga: 2024, Swasta akan Bangun Fasilitas Lifestyle, Pendidikan, Kesehatan di IKN Nusantara
Oleh karena itu, ia terus berusaha memperhatikan perasaan orang lain, utamanya di lingkungan sekitarnya.
Saat bertemu maupun berinteraksi dengan seseorang yang sebaliknya atau kerap disebut tone deaf, Anne mengaku tak pernah ambil pusing.
Baginya, setiap orang tidak bisa selalu bisa memahami bahkan menghargai perasaan orang lain.
Hal itu pun dinilainya bukan kewajiban mereka, mengingat yang paling bisa memahami perasaan seseorang adalah dirnyai sendiri.
"It's okay kalau ada orang yang enggak peka sama lingkungan sekitar. Aku nanggepinnya, ya enggak apa-apa. Karena setiap orang enggak berkewajiban untuk bisa ngertiin kita dan perasaan kita. Lagian yang bisa ngertiin diri kita, ya diri kita sendiri," ungkapnya.
Baca juga: Sosok Vadel Badjideh Pacar Lolly Anak Nikita Mirzani yang Viral, Dancer Keturunan Arab-Kupang
Anne mengaku kerap menemukan seseorang dengan karakter tersebut, baik di lingkungan kampus, pekerjaan, hingga pertemanan.
Namun, Anne tak pernah menjadikan sifat mereka sebagai masalah yang krusial.
"Apalagi, lingkungan kerja, karena emang fokusnya ya ke kerja," ucapnya.
Meski begitu, Anne merasa bersyukur memiliki kerabat dekat dan teman sejawat yang selalu mengerti dirinya.
"Pasti mereka tau tentang aku dan ngerti perasaanku. Apalagi aku udah ngeklaim, dia orang terdekatku. Untungnya mereka gak ada yang tone deaf. Kalaupun ada, cuma beberapa dan pasti enggak terlalu intens ke aku," pungkasnya.
Biodata Narasumber
Nama: Anne Octavia
TTL: Balikpapan ,08 Oktober 2002
Hobi: Traveling
Motto: "Dan Bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar"(Qs. Ar-Ruum:60)
Instagram: @anneoctaviaaa
Fotografer: Dwi Ardianto
Lokasi Pemotretan: Kantor Tribun Kaltim. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Anne-warga-Balikpapan.jpg)