Pilkada Samarinda 2024
Cara KPU Samarinda Mendongkrak Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 2024, Optimis Antusias
KPU Samarinda optimistis tingkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, walaupun hanya satu paslon di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Muhammad Said | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemilihan Kepala Daerah di ibu kota Kalimantan Timur atau Pilkada Samarinda 2024 hanya diikuti satu paslon, Senin (9/9//2024)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, optimistis tingkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, walaupun hanya satu paslon di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Yustiani selaku Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, mengatakan tahun 2024 ini, pemilihan Calon Walikota dan Wakil Wali Kota Samarinda yang hanya diikuti satu paslon merupkan tantangan baru bagi KPU Samarinda
Pihak KPU Samarinda tetap optimis dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Samarinda 2024.
Baca juga: Pilkada Samarinda Diikuti Satu Paslon, Ini Kata KPU soal Debat Publik
Karena pihaknya, akan terus melakukan sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat, serta dibantu badan Ad Hoc KPU.
"Terus melakukan sosialisasi di tingkat Kecamatan dan Kelurahan," ucapnya Yustiani.
Pada Pilkada 2020, tingkat partisipasi pemilih di Samarinda tercatat 52,26 persen dari pemilih yang mencakup DPT, DPTB maupun DPK.
Hal tersebut terjadi dikarenakan Covid-19, yang menyulitkan pihak KPU untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
"Karena dibatasi aturan yang begitu ketat untuk menghadirkan masyarakat," tuturnya.
Target di Pilkada 2024 ini tetap 78 persen sama seperti Pemilu, walaupun Kota Samarinda cuman satu paslon yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi.
Baca juga: Walikota Andi Harun Ajak Warga Datangi TPS saat Pencoblosan di Pilkada Samarinda
Hal tersebut KPU Samarinda memiliki langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, di tengah kotak kosong.
Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi, di tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan, hingga RT, serta berkerja sama dengan pihak media.
"Untuk menyebarkan informasi terkait pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda," ungkapnya.
Optimisnya, tingkat partisipasi masyarakat meningkat karena tahun 2024 ini Pilkada serentak kali ini bukan hanya pemilihan Walikota dan Wakil Walikota saja tapi juga ada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.
Baca juga: Pilkada Samarinda 2024 Berpotensi Paslon Tunggal, Pengamat Politik: Parpol tak Poles Kader
Yustin, menyampaikan dirinya tetap optimis, terkait peningkatan partisipasi pemilih dari tahun 2020 ke tahun 2024, dengan stratergi sosialisasi, media dan melibatkan semua kalangan untuk terus melakukan ajakan kepada masyarakat agar datang TPS pada 27 November 2024," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240910_KPU-Samarinda-Optimis-Partisipasi-Pemilih.jpg)