Berita Kutim Terkini
Kecamatan Telen Kutim Kini 100 Persen Teraliri Listrik 24 Jam, Pelayanan PDAM Masih Progres
Tak ketinggalan Kecamatan Telen, yang berbatasan dengan Muara Wahau dan Kongbeng itu sudah menikmati listrik 24 jam
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kecamatan Telen di Kabupaten Kutai Timur akhirnya teraliri listrik 24 jam dari PLN hingga 100 persen.
Pelayanan listrik 24 jam hingga pelosok di Kabupaten Kutai Timur tengah digenjot oleh Pemerintah bergandengan dengan PLN.
Tak ketinggalan Kecamatan Telen, yang berbatasan dengan Muara Wahau dan Kongbeng itu sudah menikmati listrik 24 jam.
"Kalau listrik sudah 100 persen menyala selama 24 jam, terakhir kemarin di Desa Rantau Panjang sudah diresmikan," ujar Camat Telen, Petrus Ivung, Rabu (11/9/2024).
Baca juga: Pemkab Kutim Tambah Fasilitas Alat Berat untuk BLKI Mandiri Sangatta
Sedangkan pelayanan air bersih dari Perumdan Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur, masih belum merata dan perlu perhatian.
Akan tetapi, Desa Juk Ayaq dan Desa Muara Pantun dinilai sudah aman terlayani air bersih dari Perumdan TTB Kutim.
Saat ini, pihaknya sedang mengusahakan untuk Kawasan Telen Seberang yang meliputi di Desa Long Segar, Desa Kernyanyan, Desa Marah Haloq, Desa Long Noran, Desa Long Melah, sampai ke Desa Rantau Panjang.
"Kalau Desa Marah Haloq tinggal minta rekomendasi persetujuan saya hibah tanah ukuran 30 x 50 meter untuk PDAM khusus Long Melah dan Marah Haloq," jelasnya.
Selanjutnya, ia juga menargetkan ada hibah lahan sebagai lokasi pembangunan PDAM untuk Desa Long Segar, Desa Kernyanyan, dan Desa Long Noran.
"Karena dari Desa Kernyanyan ke Long Noran sepanjang 6 kilometer sedangkan Long Segar dan Kernyanyan itu satu kampung saja, jadi posisi yang saya minta di Desa Kernyanyan, itu yang akan diusulkan," imbuhnya.
Ia optimis jika sudah ada lahan hibahnya yang strategis, maka persoalan air bersih dari Perumdan TTB Kutim tinggal pengusulan saja.(*)
| Target Ekonomi Kutim 2027 Tembus 10,76 Persen, Wabup Soroti Ketergantungan APBD |
|
|---|
| Pemprov Kembalikan 24 Ribu Peserta JKN ke Daerah, Kutim Hadapi Risiko Pembengkakan Anggaran |
|
|---|
| Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi Mediasi Konflik Antar 2 Paguyuban |
|
|---|
| Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi Ingatkan Risiko Ekonomi Bergantung Tambang |
|
|---|
| Persiapan SPPG Polres Kutim Capai 99 Persen, IPAL dan Sertifikasi Halal Jadi Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240911_listrik-24-jam-kutim.jpg)