Selasa, 28 April 2026

Maulid Nabi 2024

Naskah Khutbah Jumat Maulid Nabi 2024, Pelajari Teladan Rasulullah SAW

Perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 13 September 2024, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan Sholat Jumat.

Editor: Heriani AM
kemenag.go.id
Perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 13 September 2024, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan Sholat Jumat. 

Artinya: "Bahwa asal perayaan Maulid Nabi Muhammad, yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qur'an dan kisah-kisah teladan kemudian menghidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu termasuk bid'ah hasanah. Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi, menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad yang mulia". (Al-Hawy Lil Fatawa, Juz I, h. 189-197 )

Hal pertama yang harus ada dalam perayaan, sebagai bukti kegembiraan umat muslim atas kelahiran Rasulullah adalah membaca al-Qur'an karena al-Qur'an adalah mukjizat Rasulullah SAW sekaligus pedoman hidup bagi umat Islam.

Hal kedua yang tidak boleh terlewatkan adalah bercerita tentang kisah Rasulullah SAW yang penuh keteladanan. Teladan bagi pemuda, bagi pedagang, bagi seorang suami, bagi seorang pemimpin dan juga bagi segenap umatnya.

Dan hal ketiga adalah menyedekahkan makanan untuk dinikmati bersama-sama dengan niatan membahagiakan mereka yang hadir pada majelis maulid.

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah...

Rasa gembira akan kedatangan Rasulullah SAW merupakan pertanda kita mencintainya. Biasanya orang yang cinta akan selalu berharap berjumpa dengan yang dicinta. Ada beberapa rambu-rambu yang dapat digunakan sebagai alat penimbang kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.

Pertama, siapa yang cinta Rasulullah SAW dia pastilah orang yang taat kepada Rasulullah SAW. artinya orang itu pasti akan menjalankan segala peraturan syariatnya.

فمن أحب أن ينال رؤية النبي عليه الصلاة والسلام فليحبه حبا شديدا وعلامة الحب الإطاعة فى سنته السنية

Artinya: "Barang siapa menginginkan dapat melihat Rasulullah SAW, hendaklah ia mencintai beliau dengan kecintaan yang menggebu. Adapun tanda cinta kepada beliau adalah adalah mengikuti sunnahnya yang mulia."

Kedua, tanda para pecinta Rasulullah SAW adalah seringnya membaca shalawat. Sebuah hadits Aisyah RA menerangkan hal ini:

من أحب النبي عليه الصلاة والسلام أكثر من الصلاة عليه وثمرته الوصول الى شفاعته وصحبته فى الجنة

Artinya: "Barang siapa mencintai Rasulullah SAW maka ia akan memperbanyak baca shalawat kepadanya. Adapun buahnya adalah memperoleh syafa'at beliau dan menyertainya di surga."

Tanda ketiga, adalah barang siapa yang mencintai Rasulullah SAW pasti ia akan memperbanyak mengingat beliau. Mengingat berbagai kisah hidupnya, mengingat kepahlawanannya dan mengingat kebijaksanaannya. Dan tidak lupa meneladaninya

من أحب شيئا أكثر من ذكره

Artinya: "Barang siapa mencintai sesuatu pastilah ia akan banyak menyebutnya."

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved