Berita Samarinda Terkini
Andi Harun Minta Dukungan Warga untuk Bangun Samarinda 5 Tahun Lagi
Andi Harun menyatakan diri siap kembali melanjutkan karyanya untuk membangun ibu kota Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
Meski di awal kepemimpinan mendapat cobaan Covid-19, namun Andi Harun meyakini bisa memaksimalkan anggaran Rp 2,5 triliun yang ada.
Ia mulai berbenah dari internal Pemerintah Kota Samarinda. Andi Harun menyadari tidak akan mudah bekerja tanpa dukungan ASN di lingkungan pemkot.
Di awal kepemimpinannya diakuinya para ASN cukup sulit mengikuti pola kerjanya yang menuntut percepatan.
"Saya ajak mereka (ASN Pemkot Samarinda) mengubah budaya kerja. Jangan kebanyakan rapat, tapi turun ke lapangan. Memang culture shock, tapi itu bisa dilawan," tegasnya.
Menurutnya selama ini Kota Samarinda sangat semrawut sebab tidak memiliki masterplan yang baik.
Oleh sebab itu, dengan memaksimalkan anggaran yang ada, AH mulai membenahi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Ia merancang agar Kota Tepian memiliki ruang jasa, industri, ekonomi, sosial dan pertanian yang tertata.
"Karena sehebat apapun kita, kalau tidak memiliki peta, kompasnya tidak akan tahu mau diarahkan ke mana," ucapnya.
Dengan perubahan awal itu, perlahan tapi pasti kini Kota Samarinda lebih tertata. Sejumlah ruang terbuka hijau juga mulai dinikmati masyarakat.
Persoalan banjirpun bisa mulai tertangani. Bahkan sejak 2023-2024 ini pemkot melalui Dinas PUPR terus melakukan pembenahan untuk penanganan banjir.
Hampir setiap kecamatan mendapat pemerataan perbaikan drainase untuk pengendalian banjir.
Andi Harun mengatakan memang sejak awal ia telah menekankan kepada setiap OPD untuk bekerja seperti swasta yang bekerja keras untuk mendapatkan kepercayaan khalayak.
Ia tidak ingin ASN menghabiskan banyak waktu di kantor untuk sekadar mengurusi 'kertas'.
Ia menarget setiap OPD memiliki target pencapaian setiap tahunnya.
"Contoh PUPR. Saya suruh data titik banjir. Berapa anggaran, Kerjakan. Jadi tiap tahun titik banjir harus berkurang," tegasnya.
Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Sebut Jukir Liar Akan Dibina Agar Legal dan Digaji Setara UMR
| Pemkot Samarinda Uji Sistem WFH ASN, Dikembangkan Cepat dalam 2 Minggu |
|
|---|
| Tutup Celah Pelanggaran WFH, Walikota Samarinda Ajak Masyarakat Turut Awasi Disiplin ASN |
|
|---|
| Isi APBD Kaltim Dibongkar dalam Dialog Publik Bersama, Anggota DPRD: Uang Rakyat Kok Dirahasiakan |
|
|---|
| Irigasi Rusak Puluhan Tahun, Petani Betapus Samarinda Hanya Panen 4–5 Ton |
|
|---|
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240919-Pemimpin-Redaksi-Tribun-Kaltim-Ibnu-Taufik-Juwariyanto.jpg)