Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Terjawab Sudah Kenapa Tupperware Bangkrut 2024, Cek Alasan dan Penyebab Utama

Terjawab sudah kenapa Tupperware bangkrut 2024, terungkap penyebab dan alasan utama. 

Tayang:
Editor: Doan Pardede
tupperware.co.id
TUPPERWARE BANGKRUT - Terjawab sudah kenapa Tupperware bangkrut 2024, terungkap penyebab dan alasan utama.  

TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah kenapa Tupperware bangkrut 2024, terungkap penyebab dan alasan utama. 

Terbaru, Kepala Eksekutif Tupperware, Laurie Goldman akhirnya mengungkap kenapa Tupperware bangkrut, salah satunya adalah persoalan penjualan.

Sebagai informasi, perusahaan produsen kontainer makanan asal Amerika Serikat (AS), Tupperware resmi mengajukan kebangkrutan Chapter 11 pada Selasa (17/9/2024). 

Sebelumnya pada Agustus 2024, Tupperware meragukan kemampuannya untuk tetap menjalankan bisnis. 

Baca juga: Tupperware Ajukan Bangkrut Usai Gagal Lunasi Hutang Pasca Pandemi Covid

Kondisi tersebut tampak ironis sebab saat pandemi Covid-19, penjualan wadah plastik kedap udara tersebut sempat meningkat karena tren memasak di rumah.  

Lantas, kenapa Tupperware bangkrut? 

Alasan Tupperware bangkrut

Kepala Eksekutif Tupperware, Laurie Goldman mengatakan, produsen wadah plastik tersebut mengalami kerugian karena penurunan penjualan.

Permintaan pasar terhadap wadah makan warna-warni juga semakin menurun, meskipun sempat meningkat saat pandemi.

Selain itu, lonjakan biaya tenaga kerja, pengiriman, dan bahan baku seperti resin plastik pasca-pandemi juga telah menekan bisnisnya. 

"Selama beberapa tahun terakhir, posisi keuangan perusahaan telah sangat terpengaruh oleh lingkungan ekonomi makro yang menantang," ungkap Goldman seperti dilansir Kompas.com

Perusahaan tersebut telah berupaya membalikkan keadaan bisnisnya selama bertahun-tahun setelah melaporkan penurunan penjualan selama beberapa kuartal.

Dilansir dari CNN, pada April 2023, perusahaan tersebut telah mengungkapkan dalam pengajuan pengaturan untuk kemungkinan kebangkrutan. 

TUPPERWARE BANGKRUT -
TUPPERWARE BANGKRUT - Terjawab sudah kenapa Tupperware bangkrut 2024, terungkap penyebab dan alasan utama. (Tupperware)

Di tahun tersebut, Tupperware juga pernah mengatakan bahwa perusahaan tidak dapat mendanai lagi operasinya kecuali menemukan lebih banyak keuntungan.

Lalu pada 2024, Tupperware menutup satu-satunya pabrik di South Carolina, AS yang mengakibatkan 148 orang terpaksa mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Saham Tupperware juga telah anjlok sebanyak 74,5 persen pada 2024 dan terakhir diperdagangkan hanya seharga 51 sen.

Sejarah singkat Tupperware

Tupperware didirikan oleh seorang ahli kimia yang berasal dari Massachusetts, AS, Earl Tupper pada 1946.

Dikutip dari laman resmi Tupperware, Earl Tupper terinspirasi membuat wadah dengan tutup kedap udara tak lama setelah era Depresi Besar.

Ia menilai, wadah tersebut dapat menghemat pengeluaran karena dapat mengurangi sampah makanan dan dapat membantu keluarga yang terdampak perang.

Walaupun sudah didirikan pada 1946, Earl Tupper baru memperkenalkan bisnisnya tersebut pasca Perang Dunia II.  

Lalu pada 1951, Tupper mempekerjakan seorang pelayan di perusahaan produk pembersih Stanley Home bernama Brownie Wise.

Perusahaan tersebut kemudian mengadopsi cara Stanley Home untuk menjual produk langsung kepada ibu rumah tangga yang dijuluki “home party.”

Cara tersebut berhasil dan pada 1950-an, Wise diangkat menjadi Wakil Presiden Pemasaran Tupperware.

Trik penjualan tersebut berkembang pesat dan bahkan mempunyai komunitas yang dikenal dengan “Tupperware party.”

Baca juga: The Body Shop Terancam Bangkrut, Fakta Mengapa Brand Skincare Internasional Ini Nyaris Gulung Tikar

Meskipun Wise dipecat pada 1958 karena konfliknya dengan Earl Tupper, namun “Tupperware party” tetap hidup.

Bertahun-tahun setelahnya, Tupperware telah dijual di hampir 100 negara dan pasar terbesarnya adalah Indonesia.

Itulah tadi ulasan kenapa Tupperware bangkrut 2024, terungkap penyebab dan alasan utama. 

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved