Rabu, 20 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Kebakaran di Tanjung Selor Hanguskan 2 Ruko, Angin Jadi Penghambat Proses Pemadaman

Kebakaran kembali terjadi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat (27/9). Api melalap dua rumah toko (ruko) di Jl Semangka Tanjung Selor.

Tayang:
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTARA.COM/EDY NUGROHO
RUKO TERBAKAR - Api membakar 2 ruko di Jl Semangka, Jumat (27/9). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kebakaran kembali terjadi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat (27/9). Api melalap dua rumah toko (ruko) di Jl Semangka Tanjung Selor. Tepatnya di RT 10 Kelurahan Tanjung Selor Ilir.

Menurut keterangan saksi, api muncul sekira pukul 13.15 Wita. Belum diketahui pasti asal mula api. Menurut pemilik ruko api tiba-tiba sudah membesar di lantai dua ruko tersebut.

Api pun semakin membesar. Hingga beberapa menit kemudian mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi.

Teriknya cuaca, ditambah angin yang bertiup kencang menyulitkan proses pemadaman. Api pun merembet ke ruko di sebelahnya yang berada pada satu bangunan.

Baca juga: Benuanta Fest 2K24 Digelar Pekan Ini di Hutan Kota Bundayati Tanjung Selor

Pemadaman dibantu warga, aparat kepolisian, dan TNI, petugas pemadam. Mereka berjibaku berupaya memadamkan api yang terus membesar.

Api baru dipadamkan 1,5 jam kemudian, setelah beberapa unit mobil damkar dikerahkan oleh PMK Bulungan.

Menurut pengakuan, Komari selaku  pemilik ruko mengalami kerugian sekira Rp1,2 miliar.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui Kasi Humas Ipda Magdalena Lawai, berdasarkan keterangan saksi LB, awal kebakaran  sekitar pukul 13.18 wita.

Di mana saat itu, saksi sedang berada di rumah, kemudian merasa hawa panas yang berasal dari lantai 2 rumah. 

Saksi, berdasar keterangannya kepada polisi, melihat api di gudang tempat penyimpanan barang dagangan, berupa perabotan rumah tangga yang berada di lantai dua.

"Saya lihat, api sudah menyebar. Mau padamkan tidak mampu, kran air pun kecil," pengakuan saksi yang dituturkan langsung oleh Magdalena Lawai. Untuk penyebab api, dia mengaku tidak mengetahui apa penyebabnya. 

Menurut Magdalena, api akhirnya dapat dipadamkan oleh anggota kepolisian, pemadam kebakaran, TNI dan masyarakat

"Menurut keterangan saksi, dan anggota di lapangan, api sempat dipadamkan sebelum merambat ke bangunan yang lain yang berhimpitan dengan ruko yang pertama," kata Magdalena.

Berdasar keterangan korban, kerugian materil diperkirakan Rp1.200.000.000. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dugaan awal,  penyebab kebakaran oleh korsleting listrik. Hanya saja untuk mengetahui penyebab sebenarnya, masih dalam penyelidikan.
Selain oleh TKP, polisi juga telah memintai keterangan beberapa saksi. (*)

 

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved