Ibu Kota Negara

Jokowi 8 Kali Groundbreaking Proyek IKN, Baru Satu yang Tuntas, OIKN Ultimatum Investor Swasta

Jokowi 8 kali groundbreaking proyek IKN, baru satu yang tuntas, OIKN ultimatum investor Swasta.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Teras Hutan by Plataran di Ibu Kota Nusantara (IKN).Jokowi 8 kali groundbreaking proyek IKN, baru satu yang tuntas, OIKN ultimatum investor Swasta. TRIBUNKALTIM.CO/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden. 

TRIBUNKALTIM.CO - Jokowi 8 kali groundbreaking proyek IKN, baru satu yang tuntas, OIKN ultimatum investor Swasta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah 8 kali melakukan seremoni groundbreaking di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bahkan baru satu proyek swasta yang sudah tuntas, sisanya masih kontruksi dan belum dibangun.

Peresmian peletakan ekskavator pertama atau groundbreaking proyek investasi non-APBN di IKN telah berlangsung 8 kali dengan seremoni terbaru dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (25/9/2024).

Baca juga: Jokowi Sebut IKN Kaltim Keputusan Rakyat Indonesia, Pakar Ungkap 4 Bukti Hanya Kepentingan Elite

Dari proyek-proyek sektor investasi dengan total nilai Rp 53,5 triliun tersebut, baru satu yang tuntas pembangunannya dan diresmikan operasionalnya.

Proyek tersebut adalah Swissôtel Nusantara yang dikembangkan oleh Konsorsium Nusantara pimpinan naga properti Sugianto Kusuma (Aguan).

Sementara lainnya, masih dalam tahap konstruksi, dan bahkan lebih banyak lagi yang belum memulai pembangunan.

Oleh karena itu, Otorita IKN memberikan batas waktu maksimal pelaksanaan pembangunan investasi non-APBN yakni 18 bulan sejak groundbreaking.

Presiden Joko Widodo saat groundbreaking pembangunan kompleks komersial Delonix Nusantara di IKN, Rabu (25/9/2024). Delonix Nusantara merupakan investasi swasta asing pertama di IKN.
Presiden Joko Widodo saat groundbreaking pembangunan kompleks komersial Delonix Nusantara di IKN, Rabu (25/9/2024). Delonix Nusantara merupakan investasi swasta asing pertama di IKN. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana OIKN Silvia Halim mengatakan, batas waktu maksimal pelaksanaan konstruksi ini diberlakukan untuk menjaga pembangunan IKN sesuai jadwal, dan terciptanya eksositem perkotaan lebih cepat.

"Selain itu, kami sudah melakukan kurasi terhadap banyaknya investor yang berminat. Namun, yang kami cari adalah investor yang berkualitas. Ini artinya, mereka tak sekadar sebatas groundbreaking tapi segera membangun," tutur Silvia menjawab Kompas.com, Rabu (25/9/2024).

Baca juga: Inilah Investor Asing Pertama yang Tanam Modal di IKN Kaltim, Bangun Hotel hingga Pusat Perbelanjaan

Berikut daftar lengkap proyek investasi dari total 8 tahapan groundbreaking:

Groundbreaking ke-1  

  1. Swissôtel Nusantara, tuntas dan operasional
  2. Vasanta Hotel Nusantara by Vasanta Group belum dibangun
  3. RS Abdi Waluyo Nusantara, tahap konstruksi

Groundbreaking ke-2

  1. RS Hermina, konstruksi
  2. Pakuwon Nusantara Superblock by Pakuwon Group (mal, tiga hotel, dan ballroom), belum dibangun 
  3. Nusantara Intercultural School (NIS), konstruksi
  4. RS Mayapada by Mayapada Group, konstruksi
  5. Astra Biz Center IKN by Yayasan Pendidikan Astra, belum dibangun
  6. PLN Hub by PT PLN (Persero), konstruksi

Groundbreaking ke-3

  1. Nusantara Superblock (pusat belanja, hotel bintang 4, perkantoran, fasilitas olahraga, dan apartemen) by PT Wulandari Bangun Laksana Tbk
  2. Pulau Suaka Orang Utan by Yayasan Arsari Djojohadikusumo, pengembangan 
  3. The Pakuwubono (apartemen) by PT Pakubuwono Mandiri Investama, belum dibangun
  4. BSH Community Hub (restoran, Qubika Boutique Hotel, apartemen, dan pusat jajan) by Karya BSH Mandiri, konstruksi 
  5. Qubika Boutique Hotel Grand Lucky by PT Mitra Belanja Anda (MBA), belum dibangun
  6. Transportasi Ramah Lingkungan by PT Blue Bird Tbk, konstruksi

Groundbreaking ke-4

  1. SUN Hub by PT Sentra Unggul Nusantara, belum dibangun
  2. Nusantara Warehouse Park by PT Wulandari Bangun Laksana Tbk, belum dibangun
  3. Jambuluwuk Nusantara Hotel by Jambuluwuk Hotel and Resorts, belum dibangun
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved