Berita Kubar Terkini
Pembangunan Akses Jalan jadi Prioritas Utama Bupati Kubar FX Yapan, Ini Penjelasannya
Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perioritas utama yang dilakukan oleh Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan
Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perioritas utama yang dilakukan oleh Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan, selama dua periode ini memimpin, khususnya akses jalan antara kampung, kecamatan sampai ke ibukota kabupaten.
“Selama dua periode saya menjabat sebagai Bupati Kubar bersama Wabup Kubar Edyanto Arkan, akses jalan menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Kubar FX Yapan, pada peresmian dan penyalaan lampu PLN untuk 11 kampung wilayah kecamatan Damai dan Nyuatan di Lapangan Sepak Bola, Kampung Besiq.
Menurut Yapan, Rabu (2/10/2024), infrastruktur sangat penting. Utamanya akses jalan, sebagai upaya membuka konektifitas antar wilayah.
Tanpa mengesampingkan program-program lainnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu yang diprioritaskan.
Menurut dia, pemerintah menjalankan banyak program, mulai dari pertanian, pendidikan, kesehatan. Semua program ini sulit dijalankan, jika aksesnya tidak ada.
Baca juga: Jadwal Bupati FX Yapan Resmikan Fasilitas Listrik pada 11 Kampung di Kutai Barat Kaltim
Baca juga: 9 Kampung di Kecamatan Damai Kubar akan Nikmati Listrik 24 Jam, Diresmikan Bupati FX Yapan
Oleh sebab itu, bersama Edyanto Arkan, FX Yapan, selama ini berusaha seluruh kampung dan kecamatan di Kubar akses jalannya sudah terkonektivitas dan lancar.
“Saat ini, jalan yang sudah rigit beton sekitar 60 sampai 70 persen. Salah satunya, di wilayah kecamatan Damai hampir semuanya sudah rigid beton. Pembangunan dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, termasuk ke Kelian tembus ke kecamatan Nyuatan. Kampung Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang pada tahun 2025 nanti akses jalan kampung-kampung sudah bagus. Kemudian, dari Siluq Ngurai-Gunung Bayan-Muara Pahu-Penyinggahan sampai batas Kabupaten Kutai Kartanegara sekarang sudah terkonektivitas semua.
“Begitu juga Kampung Muara Ohong, Tanjung Jone dan Pulau Lanting pada tahun 2025 depan ini, selesai. Sementara ini, sudah finishing," imbuhnya.
Diakuinya, masih ada beberapa akses jalan yang kondisinya belum maksimal. Beberapa di antaranya merupakan jalan berstatus jalan provinsi.
Baca juga: Bupati FX Yapan Optimis, Angka 0 Persen Kemiskinan di Kutai Barat Bakal Tercapai
Berkaitan dengan itu, tidak dipungkiri, masyarakat mengeluhkan ke bupati, selaku kepala daerah.
"Masyarakat tidak mau tahu, itu jalan provinsi, jalan nasional, atau jalan kabupaten. Kalau rusak, ya ngeluhnya ke bupati. Untuk itu, kita terus komunikasikan dengan pihak yang menangani. Kalau jalan provinsi ke pemprov, kalau jalan nasional dengan kementerian PUPR RI," ungkapnya.
Untuk jalan kabupaten, diyakininya, hampir semua sudah kondisi baik. "Sudah selesai semua (jalan kabupaten). Sekarang kemana-mana mudah, lancar," imbuh dia. (*)
| Pengeroyokan di Muara Tae Kubar, 6 Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara, Polisi Sita Senpi Rakitan |
|
|---|
| Antisipasi Kelangkaan dan Penimbunan, Polres Kubar Turun Langsung Cek LPG di Pangkalan |
|
|---|
| Gegara Cemburu, Seorang Pria di Jempang Kubar Dikeroyok Sambil Ditodong Senpi Rakitan |
|
|---|
| Polsek Jempang Kubar Tanam Jagung di Lahan PT Lonsum untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
| Meski Hanya 4 Jamaah, Pemkab Kubar Pastikan Layanan Haji Tetap Maksimal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241002-Kondisi-akses-jalan.jpg)