Tribun Kaltim Hari Ini
Bontang City Carnival Berhadiah Rp201 Juta, Inilah yang Dinilai Juri
Disdikbud Bontang mempersiapkan Bontang City Carnival (BCC) 2024 dengan mengalokasikan total hadiah hingga Rp201 juta.
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mempersiapkan perayaan Bontang City Carnival (BCC) 2024 dengan mengalokasikan total hadiah hingga Rp201 juta.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Nur Irwansyah, saat dihubungi TribunKaltim.co pada Minggu (6/10/2024).
Irwansyah menjelaskan bahwa anggaran yang disiapkan untuk BCC tahun ini sama dengan tahun sebelumnya.
Dengan total 16 penghargaan, dua kategori telah ditentukan untuk memberikan pengakuan kepada para pemenang.
Baca juga: Bontang City Carnaval 2023, Basri Rase Sebut Seakan jadi Miniaturnya Indonesia
Kategori pertama adalah Carnival, yang akan memberikan penghargaan kepada enam juara. Juara 1 akan menerima Rp25 juta, Juara 2 Rp20 juta, dan Juara 3 Rp17 juta.
Selain itu, terdapat penghargaan harapan dengan rincian Harapan 1 dan Harapan 2 masing-masing mendapatkan Rp15 juta, sedangkan Harapan 3 akan menerima Rp13 juta.
Kategori kedua adalah Pawai Budaya, di mana Disdikbud Bontang menyediakan 10 penghargaan untuk juara favorit, dengan setiap juara menerima Rp10 juta.
Dalam penilaian, juri akan mempertimbangkan beberapa aspek. Untuk kategori Carnival, kriteria yang dinilai meliputi kreativitas, keunikan, dan keserasian peserta.
Sedangkan untuk Pawai Budaya, penilaian akan berfokus pada kekompakan, kerapian, atraksi, dan originalitas daerah.
"Nanti akan ada jurinya. Teknisnya sama seperti tahun lalu," ungkap Irwansyah.
Event ini, merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT Kota Bontang ke-25 pada 12 Oktober 2024, akan melibatkan sekitar 2.300 pelajar dalam pagelaran tari jepen.
Baca juga: DPRD Bontang Komentari Persiapan Bontang City Carnaval, Dinilai Kurang Publikasi
Persiapan untuk pagelaran tari jepen sudah dimulai jauh hari sebelumnya.
Disdikbud telah menugaskan 20 pelatih tari untuk mendatangi sekolah-sekolah dan melatih para peserta.
Tahun ini, peserta juga akan mengenakan busana berbahan kain satin yang lebih tradisional, berbeda dari tahun lalu yang menggunakan kaos.
"Busana yang lebih tradisional ini diharapkan menambah keindahan dan semangat pelestarian budaya lokal di kalangan pelajar," beber Irwansyah.
Baca juga: Agenda Bontang City Carnaval 2023, Mengangkat Isu Lingkungan
Pemilihan tari jepen sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Bontang memiliki makna yang dalam.
Selain menjadi seni khas kota ini, tari jepen juga mencerminkan nilai-nilai kerja sama, keindahan, dan kekayaan budaya yang telah berkembang di pesisir Kalimantan, yang menjadi identitas Kota Bontang. (TribunKaltim.co/mrd)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230920_Disdikbud-Bontang-Tarian-Jepen.jpg)