Rabu, 3 Juni 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Bontang City Carnival Berhadiah Rp201 Juta, Inilah yang Dinilai Juri

Disdikbud Bontang mempersiapkan Bontang City Carnival (BCC) 2024 dengan mengalokasikan total hadiah hingga Rp201 juta.

Tayang:
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO
Ilustrasi semarak Bontang City Carnaval 2022. Disdikbud Bontang mempersiapkan penari jepen untuk tahun 2023. Total peserta yang disiapkan sekitar 1.500 penari yang dipilih dari anak-anak sekolah, Rabu (20/9/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mempersiapkan perayaan Bontang City Carnival (BCC) 2024 dengan mengalokasikan total hadiah hingga Rp201 juta. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Nur Irwansyah, saat dihubungi TribunKaltim.co pada Minggu (6/10/2024).

Irwansyah menjelaskan bahwa anggaran yang disiapkan untuk BCC tahun ini sama dengan tahun sebelumnya.

Dengan total 16 penghargaan, dua kategori telah ditentukan untuk memberikan pengakuan kepada para pemenang.

Baca juga: Bontang City Carnaval 2023, Basri Rase Sebut Seakan jadi Miniaturnya Indonesia

Kategori pertama adalah Carnival, yang akan memberikan penghargaan kepada enam juara. Juara 1 akan menerima Rp25 juta, Juara 2 Rp20 juta, dan Juara 3 Rp17 juta.

Selain itu, terdapat penghargaan harapan dengan rincian Harapan 1 dan Harapan 2 masing-masing mendapatkan Rp15 juta, sedangkan Harapan 3 akan menerima Rp13 juta.

Kategori kedua adalah Pawai Budaya, di mana Disdikbud Bontang menyediakan 10 penghargaan untuk juara favorit, dengan setiap juara menerima Rp10 juta. 

Peserta Bontang City Carnaval tampil mengenakan kostum menarik menghibur masyarakat yang rela bertahan di bawah terik panas matahari, Sabtu (21/10/2023)
Peserta Bontang City Carnaval tampil mengenakan kostum menarik menghibur masyarakat yang rela bertahan di bawah terik panas matahari, Sabtu (21/10/2023) (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN)

Dalam penilaian, juri akan mempertimbangkan beberapa aspek. Untuk kategori Carnival, kriteria yang dinilai meliputi kreativitas, keunikan, dan keserasian peserta.

Sedangkan untuk Pawai Budaya, penilaian akan berfokus pada kekompakan, kerapian, atraksi, dan originalitas daerah. 

"Nanti akan ada jurinya. Teknisnya sama seperti tahun lalu," ungkap Irwansyah.

Event ini, merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT Kota Bontang ke-25 pada 12 Oktober 2024, akan melibatkan sekitar 2.300 pelajar dalam pagelaran tari jepen. 

Baca juga: DPRD Bontang Komentari Persiapan Bontang City Carnaval, Dinilai Kurang Publikasi 

Persiapan untuk pagelaran tari jepen sudah dimulai jauh hari sebelumnya.

Disdikbud telah menugaskan 20 pelatih tari untuk mendatangi sekolah-sekolah dan melatih para peserta.

Tahun ini, peserta juga akan mengenakan busana berbahan kain satin yang lebih tradisional, berbeda dari tahun lalu yang menggunakan kaos.

"Busana yang lebih tradisional ini diharapkan menambah keindahan dan semangat pelestarian budaya lokal di kalangan pelajar," beber Irwansyah.

Baca juga: Agenda Bontang City Carnaval 2023, Mengangkat Isu Lingkungan

Pemilihan tari jepen sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Bontang memiliki makna yang dalam.

Selain menjadi seni khas kota ini, tari jepen juga mencerminkan nilai-nilai kerja sama, keindahan, dan kekayaan budaya yang telah berkembang di pesisir Kalimantan, yang menjadi identitas Kota Bontang. (TribunKaltim.co/mrd)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved