Tribun Kaltim Hari Ini
Panggil 33 Tokoh ke Kertanegara, Prabowo Subianto Ingin Bentuk Kabinet Super Tim
Jelang pelantikan dan pengumuman susunan kabinet, presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh ke kediamannya di Jalan Kertanegara.
TRIBUNKALTIM.CO - Jelang pelantikan dan pengumuman susunan kabinet, presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Hingga Senin (14/10) sore sudah ada 33 tokoh datang ke Kertanegara.
Dari 33 orang yang datang ada beberapa nama yang terkenal di antaranya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Mendagri Tito Karnavian, hingga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Ada juga Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto.
Baca juga: Profil Abdul Muti Calon Menteri Pendikan Dasar dan Menengah Kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029
Baca juga: Pernah Diminta Setor Nama, Nasdem Putuskan tak Masukkan Kadernya di Kabinet Prabowo-Gibran, Oposisi?
Seusai bertemu dengan Prabowo, Wakapolri Komjen Agus Andrianto menyebut dalam pertemuan banyak membahas terkait dengan kebijakan arah pembangunan selama lima tahun ke depan.
Datang dengan menggunakan baju batik berwarna coklat, Agus Andrianto mengatakan soal ungkapan Prabowo yang memintanya untuk gabung ke kabinet.
"Beliau tadi menyampaikan kepada saya, apakah kalau ditugaskan membantu beliau siap? Tentunya sebagai prajurit bayangkara saya siap untuk mengabdikan diri kepada bangsa Indonesia, khususnya di bawah kepemimpinannya bapak presiden," kata Agus.
Meski begitu, Agus enggan merincikan perintah apa yang diberikan oleh Prabowo terkait kursi menteri mendatang.
Dia hanya mengatakan nantinya dia akan mengisi kabinet Prabowo sesuai dengan latar belakangnya sebagai anggota kepolisian.
"Saya nggak mau dipancing. Ya paling tidak ada kaitannya sama itu (latar belakang sebagai polisi), ngeh. Tapi jangan dipancing-pancing. Makasih mohon doa restu. Mudah mudahan saya bisa kerjakan apa yang diamanahkan beliau," tuturnya.
Super Tim
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga dipanggil Prabowo mengatakan sempat menyinggung pembangunan fisik maupun manusia di rumah Kertanegara.
Baca juga: Alasan Nasdem Pilih Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran Meski Dukung Penuh Pemerintahan
"Biar beliau sendiri yang akan mengumumkan menjelaskan tetapi beliau ingin pembangunan ke depan semakin sukses pembangunan itu fisik maupun ADM, saya rasa bagian yang tidak terpisahkan," kata AHY.
AHY mengungkapkan bahwa dirinya bersama beberapa tokoh lainnya, datang ke Kertanegara IV diminta Prabowo untuk menjadi bagian dari pemerintahan mendatang.
Dia berharap kabinet mendatang bisa menjadi super tim untuk mewujudkan Indonesia Maju. "Dan saya sendiri diminta untuk bisa membantu menjalankan peran yang strategis ke depan," ucapnya.
"Bersyukur dan ini sebuah kehormatan untuk bisa menjadi salah satu bagian dari tim yang bapak Prabowo akan bentuk yang mudah-mudahan menjadi super tim untuk bisa menjalankan tugas-tugas dan mewujudkan visi misi beliau sebagai presiden periode 2024-2029," pungkas Menteri ATR/BPN itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241015_Tribun-Kaltim.jpg)