Rabu, 6 Mei 2026

Kabar Artis

Kisah Pilu Dara The Virgin jadi Sandwich Generation, Simak Pengertian dan Dampaknya ke Anak

Kisah pilu datang dari penyanyi Dara The Virgin. Yakni tentang dirinya yang dicurangi keluarga.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Instagram
Dara The Virgin ungkap dirinya jadi Sandwich Generation, Simak arti dan dampaknya 

"Jadi dari aku umur 16 tahun yang udah aku kumpulin udah ilang, semuanya ilang. Kaget.

Harus mulai dari nol lagi. Marah cuma mau gimana lagi mungkin ada jalan lain kali ya buat aku," lanjutnya.

Baca juga: Mengenal Sandwich Generation, Terkait Nunung Srimulat yang Menanggung Biaya Ekonomi Keluarga Besar

Bahkan saking sudah habis batas kesabarannya, Dara sampai tak bisa mengharapkan apapun lagi pada orang tuanya.

"Aku sudah nggak bisa berharap lagi, ke papa nggak bisa minta, ke mama juga nggak bisa," imbuh Dara.

Tak cukup sampai di situ, Dara The Virgin sampai tak bisa lagi menyimpan rasa sakit dan memilih untuk mengikhlaskannya saja.

"Percuma sakit hati terus, nangis terus, nggak ikhlas juga nggak akan maju," ujar Dara.

Dan ya, di tahap sudah ikhlas itu lah, Dara malah memperoleh rezeki lebih banyak.

Pengertian Sandwich Generation

Dikutip dari laman Kompas.com (20/7/2020), sandwich generation adalah sebutan kepada inividu yang harus mencukupi kebutuhan ekonomi banyak pihak dalam waktu bersamaan.

Sandwich generation juga merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kelompok individu yang terjepit di antara dua tanggung jawab besar, seperti selembar daging di antara dua lapis roti dalam sebuah sandwich.

Kondisi ini umumnya dialami oleh individu yang berusia 30 hingga 50 tahun, meskipun bisa juga terjadi pada usia lainnya tergantung pada keadaan keluarga masing-masing.

Di antara kewajiban yang harus dipenuhi oleh para sandwich generation adalah kebutuhan ekonomi diri sendiri, keluarga inti, dan orang tua.

Sandwich generation banyak dijumpai pada negara berkembang seperti Indonesia yang kental dengan nilai-nilai kekerabatannya. Memutus pola generasi sandwich bukanlah perkara yang mudah.

Untuk mengatasi persoalan generasi sandwich, mereka memilih bergaya hidup sederhana, agar bisa mengalokasikan dana untuk tabungan dan berinvestasi masa depan.

Faktor Penyebab Munculnya Sandwich Generation

  • Peningkatan Usia Harapan Hidup: Dengan meningkatnya usia harapan hidup, orang tua hidup lebih lama dan mungkin memerlukan perawatan dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Keterlambatan Memiliki Anak: Banyak orang yang menunda memiliki anak hingga usia yang lebih tua karena alasan karier atau pendidikan, yang menyebabkan mereka masih merawat anak-anak di saat orang tua mereka sudah lanjut usia.
  • Krisis Ekonomi: Keadaan ekonomi yang tidak stabil dapat membuat generasi muda bergantung lebih lama pada orang tua mereka, sementara generasi yang lebih tua mungkin juga memerlukan dukungan finansial.

Dampak Sandwich Generation

Menghadapi tanggung jawab ganda, seseorang yang menjadi sandwich generation mengalami beban finansial yang lebih berat dan memiliki sedikit waktu luang. 

Dampak dari situasi ini tidak hanya berdampak pada aspek keuangan, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan mereka serta hubungan dengan anggota keluarga lainnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved