Berita Internasional Terkini
Israel Konfirmasi Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas di Gaza oleh IDF
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengkonfirmasi kematian pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, pada Kamis, (17/10/2024).
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengkonfirmasi kematian pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, pada Kamis, (17/10/2024).
Hal ini terjadi beberapa jam setelah IDF menyatakan bahwa mereka memeriksa kemungkinan Yahya Sinwar termasuk di antara tiga militan yang tewas dalam baku tembak dengan IDF di Gaza pada hari Rabu, (16/10/2024).
“Tewas: Yahya Sinwar,” IDF memposting di akun resmi mereka di Twitter pada Kamis sore.
“Setelah menyelesaikan proses identifikasi jenazah, dapat dipastikan bahwa Yahya Sinwar telah dilenyapkan,” kata militer Israel.
“Puluhan operasi yang dilakukan oleh [militer Israel] dan ISA [Shin Bet, dinas keamanan dalam negeri Israel,] selama setahun terakhir dan dalam beberapa minggu terakhir di daerah di mana dia dihilangkan membatasi gerakan operasional Yahya Sinwar saat dia dikejar oleh pasukan dan menyebabkan dia dihilangkan.”
Sementara, Hamas belum mengomentari klaim Israel tersebut.
Seperti diketahui, Israel telah melancarkan perang di Gaza sejak Oktober tahun lalu, yang menewaskan lebih dari 42.000 warga Palestina, di mana sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Hal itu terjadi setelah serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan, yang menewaskan 1.139 orang.
Selain itu, tentara dan polisi Israel melakukan pemeriksaan DNA untuk mengonfirmasi identitas Yahya Sinwar setelah mereka mengatakan bahwa pasukannya di Gaza telah menewaskan tiga orang.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan cepat memuji pembunuhan Yahya Sinwar, namun menambahkan bahwa itu tidak berarti perang di Gaza telah berakhir.
“Hari ini kita telah menyelesaikan masalah. Hari ini kejahatan telah dihancurkan, namun tugas kita masih belum selesai,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video yang direkam.
“Kepada keluarga sandera, saya katakan: Ini adalah momen penting dalam perang. Kami akan melanjutkan dengan kekuatan penuh sampai semua orang yang Anda cintai, orang-orang yang kami cintai, berada di rumah.”
Hampir 250 orang ditawan Israel selama serangan 7 Oktober 2023.
Sekitar setengahnya telah dibebaskan, dan sekitar 70 orang diyakini masih ditahan di Gaza.
Pembunuhan Yahya Sinwar
Pria berusia 62 tahun, Yahya Sinwar disebutkan menjadi salah satu dalang di balik serangan 7 Oktober di Israel dan telah menjadi target utama Israel sejak saat itu.
| PM Kanada Umumkan Sejumlah Kebijakan Terbaru, Stop Setoran 70 Persen Anggaran Militer ke AS |
|
|---|
| Anggota DPR AS Minta Donald Trump Jalani Tes Kognitif, Imbas Pernyataan soal Perang Iran |
|
|---|
| Pengakuan Melania Trump: Saya Bukan Korban atau Bagian dari Jaringan Epstein |
|
|---|
| Daftar 10 Kilang Minyak Terbesar di Dunia, Paling Besar Bukan di Amerika Serikat |
|
|---|
| Sempat Tertunda Perang Iran, Benjamin Netanyahu Segera Diadili Pekan Ini, Daftar Kasus PM Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241018_Yahya-Sinwar.jpg)