Minggu, 3 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komda Kaltim dan Samarinda, Saatnya Era Kolaborasi

Organisasi Pemuda Katolik (PK) Kaltim menggelar acara pelantikan kepengurusan yang baru periode 2024-2027

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
PEMUDA KATOLIK KALTIM - Pelantikan pengurus baru Pemuda Katolik (PK) Kaltim periode 2024-2027, yang berlangsung di Ballroom Harris Hotel Samarinda, pada Sabtu 19 Oktober 2024 malam.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Organisasi Pemuda Katolik (PK) Kaltim menggelar acara pelantikan kepengurusan yang baru periode 2024-2027.

Acara berlangsung di Ballroom Harris Hotel Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu 19 Oktober 2024 malam. 

Tampak perwakilan pelajar Nasrani dari berbagai kampus dan sekolah yang ada di Samarinda hadir dalam pelantikan.

Selain itu acara ini juga dihadiri oleh jajaran pemerintah, berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kota Samarinda, serta lembaga atau organisasi keagamaan yang ada di kota Samarinda.

Baca juga: Pemuda Katolik Balikpapan Minta Bimbingan Masyarakat Katolik Diperbanyak

Kegiatan yang diselingi dengan seminar oleh Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) RI ini, menyampaikan pengetahuan dan wawasan bagi semua peserta yang hadir pada acara ini. 

Serta merupakan sosialisasi terkait pemilu dalam menyambut Pilkada yang akan datang.

Ketua PK Kaltim, Marianna Tukan menegaskan, kegiatan ini merupakan pelantikan dari semua pengurus baik Komcab (Komisariat Cabang) Samarinda dan Komda (Komisariat Daerah) Pemuda Katolik Kaltim.

Acara hari ini adalah acara puncak dari pemilihan ketua Komda Kaltim dan Komcab Samarinda beberapa hari lalu.

"Acara ini kita bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengadakan sosialisasi terkait pemilu", ungkapnya.

Dia menekankan pentingnya berkolaborasi dengan Bawaslu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas menjelang pemilihan kepala daerah yang akan datang.

"Perlu sekali kita sebagai organisasi pemuda untuk bergandengan tangan dengan pemerintah, dalam hal Ini Bawaslu perlu untuk mengawasi dan mengontrol agar pemilu yang akan datang dapat berjalan dengan baik", sambungnya.

Baca juga: Simulasi Pencoblosan Pilkada 2024 di Samarinda, KPU Kaltim Sodorkan Surat Suara 3 Paslon

Khusus bagi pelajar yang belum cukup umur untuk ikut dalam pemilihan, hadir pada acara ini, ia berharap agar seminar ini dapat menjadi pelajaran atau pengetahuan baru tentang bagaimana melakukan pemilihan yang benar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Intinya adalah pengetahuan dasar tentang pemilu itu sendiri dan bagaimana pemilu itu sendiri dapat berjalan dengan baik tanpa ada gratifikasi atau kode etik yang dilanggar", tegasnya.

Marianna berharap agar Bawaslu dapat bekerja sama dengan organisasi Pemuda Katolik guna melakukan pengawasan agar pemilu dapat berjalan dengan baik.

"Kiranya Bawaslu dapat bermitra dengan kami karena kami adalah organisasi kepemudaan yang netral, tidak berpihak pada partai politik manapun," terangnya.

Ia juga menaruh harap agar semua pengurus yang dilantik baik Komcab maupun Komda dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dapat berperan aktif guna keberlangsungan organisasi ini.

Baca juga: Pemuda Katolik Mahulu Kaltim Gelar Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini di SMA Negeri 1 Long Bagun

"Untuk kepengurusan yang baru kiranya tetap mengibarkan panji-panji kepemudaan Katolik hingga ke seluruh wilayah Kalimantan Timur, sehingga semua kader-kader atau cabang-cabang yang ada di Kaltim dapat terakomodir dengan baik", tandasnya.

Memaknai Era Kolaborasi

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Indonesia, Bernadus Reco yang hadir menekankan pentingnya Pemuda Katolik sebagai komponen bangsa yang berperan dalam menegakkan, mengamalkan, memelihara, dan menjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan ajaran Gereja Katolik.

"Untuk itu, kita harus bersinergi, membangun harmoni, berkolaborasi, dan bekerja sama dengan komponen bangsa lainnya, termasuk pemerintah,” tandas Reco, yang akan memimpin organisasi ini dalam periode 2024-2027.

Turut menambahkan, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Indonesia, Stefanus Asat Gusma yang baru saja kembali dari Vatikan setelah bertemu dengan Paus Fransiskus bersama elemen Pemuda Lintas Agama, menegaskan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai elemen. 

“Saat ini kita telah banyak membuat MoU kerjasama program dengan kementerian dan instansi, seperti BKKBN, Kementerian Desa, BP2MI, Kominfo, Goto, dan Pertamina. Ini bisa menjadi modal kuat bagi Pemuda Katolik untuk berkarya di bidang-bidang yang diminati,” tegasnya dalam arahannya.

“Teman-teman yang baru dilantik, selamat. Kita berkumpul di tempat yang baik ini, pelantikan merupakan semangat baru,” imbuhnya.

Menurutnya juga, apa yang sudah dikonsolidasi pengurus sebelumnya, semua pengurus Komda baru tentu mesti melanjutkan.

“Karena membawahi satu provinsi, maka mapping harus dilakukan, sekaligus mapping potensi kader. Bangun konsolidasi kader, gudang kader ada di Komcad,” tegasnya.

Menurutnya ada kluster yang harus dilengkapi dan bergerak sebagai kader di profesi–profesi yang potensial.

Seperti pengacara atau lawyer, wartawan, ASN, politik, dosen, UMKM, mahasiswa dan pelajar.

Kekuatan kolaborasi juga menjadi penting di Komda. 

“Era kolaborasi, menurut saya persaingan hari ini merupakan kolaborasi, sehingga berbicara soal ide bukan proposal kepada pemangku kepentingan,” pungkas Stefanus Asat Gusma. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved