Berita Balikpapan Terkini
Dinkes Balikpapan Beber Penyakit Kanker Serap Anggaran Kesehatan Paling Besar
Penyakit kanker merupakan satu di antara penyakit yang menyerap anggaran kesehatan paling besar di Balikpapan, Kalimantan Timur
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penyakit kanker merupakan satu di antara penyakit yang menyerap anggaran kesehatan paling besar.
Demikian dibeberkan Alwiati, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati kepada TribunKaltim.co pada Senin (21/10/2024).
Dia paparkan, Yayasan Kanker Indonesia atau YKI Balikpapan telah bekerja sama dengan Puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya deteksi dini kanker.
Seperti pemeriksaan IVA test dan pap smear untuk pemeriksaan kanker serviks.
Baca juga: Bayi 19 Bulan di Malaysia Terkena Kanker Ovarium, Simak Penyebabnya
Menurut Alwiati, mengatakan salah satu penyakit kanker ini menyerap anggaran kesehatan paling besar.
Sehingga, imbuhnya, secara dini harus dilakukan pencegahan bagaimana melakukan deteksi dini. Dengan begitu, dapat dilakukan tindaklanjut pengobatan.
"Ayo siswi dan perempuan di Balikpapan untuk melakukan deteksi dini. Karena pemeriksaan dapat dilakukan sendiri di rumah atau ke Puskesmas terdekat," tuturnya.
Kini, pihak Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga tengah gencar melakukan screaning kanker leher rahim, dan screaning untuk kanker payudara.
Baca juga: 5 Potret Kate Middleton Usai Kemoterapi, Putri Wales Bagikan Pesan Menyentuh Setelah Lawan Kanker
DKK Balikpapan juga menginisiasi program pemeriksaan melalui urine untuk pemeriksaan kanker serviks. Dengan target pemeriksaan hingga 20 ribu orang.
"Sekarang pemeriksaan sudah sekitar 18 ribu orang. Supaya perempuan di Indonesia dan Balikpapan agar lebih produktif dan sehat. Kunci utama pencegahan tentu hidup sehat," tuturnya.
Musuh Besar Bagi Perempuan
Kasus kanker masih menjadi musuh besar bagi kalangan perempuan. Pasalnya, kanker kerap menjadi penyebab kematian terringgi baik secara nasional mau pun global.
Merujuk hal itu, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Balikpapan menggelar penyuluhan kanker payudara ke siswi SMP dan SMA/SMK di Kota Balikpapan.
Hal ini guna memahami faktor risiko dan gejala awal kanker servinks dan kanker payudara. Diikuti sebanyak 250 siswi yang berlangsung di Hall Pentacity-Balikpapan Superblock (BSB), Kalimantan Timur.
Wakil Ketua II YKI Cabang Balikpapan, Balerina JPP mengungkapkan, bahwa kanker adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.
Baca juga: Rekayasa Interior Dapur dan Ruang Makan Bersama di Rumah Singgah Kanker Samarinda
Dengan jumlah kasus baru sebanyak 20 juta kasus tahun 2022, dan jumlah kematian 10 juta jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241021_Kanker-Indonesia-Cabang-Balikpapan.jpg)