Kamis, 9 April 2026

Berita Pemprov Kaltim

Sekda Kaltim Sri Wahyuni Sebut ASN Harus Perbarui Kompetensi

Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan setiap ASN maupun P3K di lingkungan Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kompetensi diri masing-masing

Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Samir Paturusi
HO HMS
Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan setiap ASN maupun P3K di lingkungan Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kompetensi diri masing-masing 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan profesional serta berdaya saing, maka sudah saatnya setiap aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) perlu memperbarui kompetensi sesuai tugas yang diamanahkan. 

Untuk itu, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan setiap ASN maupun P3K di lingkungan Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kompetensi diri masing-masing. 

"Jadi, dalam kondisi pemerintahan yang saat ini terkadang banyak perubahan terjadi. Situasi tersebut pun banyak hal yang tidak diprediksi ternyata terjadi," ucap Sri Wahyuni ketika membuka Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) Tahun 2024 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Rabu (23/10/2024).

"Karena itu, membutuhkan kecepatan beradaptasi. Kecepatan itu, tentu harus dibarengi dengan kompetensi. Makanya, ASN perlu memperbarui kompetensi tersebut," pesan Sri Wahyuni. 

Baca juga: Sekda Kaltim Sri Wahyuni: Jangan Habiskan Energi Positif untuk Hal Tak Penting

Baca juga: Tak Ingin Layanan PublikTerganggu, Sekda Kaltim Sri Wahyuni Minta ASN Bijak Gunakan Medsos

Bagi Sri, dengan memperbarui kompetensi, maka ASN memiliki daya adaptasinya juga bagus. Karena, menjadi tenaga ASN profesional, ukurannya adalah kompetensi. 

Sebab, orang kompeten tentu akan profesional. Karena itu, profesional indikasinya adalah kompetensi masing-masing ASN. 

"Makanya, melalui DKT atau FGD ini seluruh perangkat daerah dapat menghimpun apa saja kompetensi yang diperlukan OPD," jelasnya.

Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mendalami usulan kegiatan pengembangan kompetensi di tahun 2025. 

“Saya mengajak seluruh peserta FGD untuk secara aktif memberikan masukan dan ide yang konstruktif, sehingga upaya kita dalam meningkatkan kompetensi ASN di Provinsi Kalimantan Timur dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan," jelasnya.

Baca juga: Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni Nilai Bontang Bertransformasi dari Perkampungan Kecil jadi Kota Maju

Hadir Kepala BKD Kaltim Deni Sutrisno, Kepala Brinda Kaltim Fitriansyah, Karo Adpim Setda Provinsi Kaltim Syarifah Alawiyah, widyaiswara dan para narasumber. (jay/sul/ky/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved