Pilkada Samarinda 2024
Alasan Honor Petugas Keamanan TPS di Pilkada Samarinda Turun Rp50 Ribu
Menjelang gelaran Pilkada serentak 2024, persiapan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur terus dimatangkan
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menjelang gelaran Pilkada serentak 2024, persiapan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur terus dimatangkan.
Termasuk di antaranya penetapan honor bagi anggota Petugas Keamanan dan Ketertiban di Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS).
KPU Kota Samarinda berencana menetapkan besaran honor sebesar Rp650 ribu per orang bagi 2.204 anggota PAM TPS, yang nantinya akan bertugas menjaga kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara.
Nominal ini mengalami penurunan Rp 50 ribu dibandingkan dengan Pemilu Serentak pada Februari 2024 sebelumnya.
Baca juga: Total Surat Suara untuk Pilkada Samarinda 2024, Pengawasan dan Pelipatan Libatkan Warga
Komisioner Teknis Penyelenggaraan KPU Samarinda, Arif Rakhman pada Jumat (25/10/2024) mengakui bahwa besaran honor ini tercatat turun Rp50 ribu dibandingkan dengan Pemilu Serentak pada Februari 2024 lalu.
Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan honor ini didasari oleh perbedaan kompleksitas tugas antara Pilkada dan Pemilu.
Menurut Arif, tugas PAM TPS dalam Pilkada lebih terbatas, karena hanya mencakup pemilihan gubernur serta bupati atau wali kota.
Sementara itu, Pemilu melibatkan berbagai tahap dan pengamanan intensif, dari pemilihan presiden hingga legislatif di semua tingkatan, mulai dari kabupaten dan kota hingga pusat.
Baca juga: Paslon Andi Harun-Saefuddin Zuhri Paparkan Gagasan Kota Pusat Peradaban di Pilkada Samarinda 2024
"Pemilu memiliki lebih banyak tugas, terutama untuk pengamanannya. Dan Pemilu juga walaupun masanya sama tetapi kerjanya sampai subuh baru selesai. Artinya berbeda di Pilkada," ungkap Arif.
Agak Sedikit Mudah
Walaupun honor PAM TPS kali ini lebih rendah, ia berharap para anggota tetap dapat menjalankan tugasnya secara baik demi menjaga ketertiban dan keamanan di TPS Pilkada 2024.
Di Pilkada hanya dua, gubernur dan wakil dengan bupati dan walikota dan wakilnya.
"Artinya, agak sedikit mudah dibandingkan pemilu. Itu perbedaannya hanya 50 ribu saja," katanya.
Di samping itu juga, Arif menyebut bahwa seluruh persiapan bagi para anggota PAM TPS setidaknya juga telah diakomodir melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda.
Baca juga: Kesiapan KPU untuk Debat Paslon Tunggal Andi Harun-Saefuddin di Pilkada Samarinda 2024
Sehingga harapannya kawan-kawan PAM TPS betul-betul bisa memahami tugas dan fungsinya di Pam TPS.
"Karena mereka harus menjaga keamanan dan ketertiban yang harus berjalan di TPS," tutup Arif. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241025_Linmas-TPS-Pilkada-Samarinda.jpg)