Pilkada Berau 2024
Lengkap Visi-Misi dan 24 Program Uggulan Madri Pani - Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024
Lengkap Visi-Misi dan 24 program uggulan pasangan calon Madri Pani - Agus Wahyudi di Pilkada Berau 2024.
Latar Belakang Madri Pani Maju Pilkada Berau 2024
Madri Pani yang menjabat sebagai Ketua DPRD Berau periode 2019-2024 kerap menerima curahan hati masyarakat.
Hal itulah yang menjadi energi baginya maju dalam kontestasi kepala daerah di Pilkada Berau 2024.
"Kan saya tidak bisa mengambil keputusan ataupun kebijakan itu. Karena hal itulah yang mendorong saya untuk maju sebagai kepala daerah," kata Madri Pani.
Apa saja gebrakan yang disiapkannya?
Simak kutipan wawancara eksklusif Tribun Kaltim bersama Calon Bupati Berau, Madri Pani.
Bagaimana latar belakang Bapak hingga bisa seperti sekarang?
Latar belakang saya cukup sederhana. Saya lahir di Kampung Samburakat, Kecamatan Gunung Tabur pada 3 Maret 1972.
Selama masa sekolah hingga memasuki jenjang SMK di SMKN 1 Berau.
Setiap waktu luang, saya nyambi sebagai office boy di beberapa rumah warga dan restoran, untuk sedikit upah kehidupan sehari-hari.
Karena saya memiliki delapan saudara, dan ada keinginan untuk hidup lebih mandiri dan tidak ingin putus sekolah.
Baca juga: Selalu Pakai Gelang Warna Kuning, Bakal Calon Bupati Berau Madri Pani Beberkan Maknanya
Saya juga pernah menjadi kuli bangunan untuk menyambung hidup.
Berangkat dari bawah itu, saya kemudian masuk ke sebuah perusahaan sejak 1997 hingga 2001.
Pada saat itu, saya merasa bahwa pekerjaan itu sudah bagus untuk saya, tetapi saya berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi dengan mendaftar di STIE Al Anwar Mojokerto pada 2009 dan berhasil lulus tepat waktu di tahun 2013.
Kabarnya juga pernah jadi Kepala Kampung?
Ya. Di tengah-tengah studi, saya menjadi kepala kampung untuk periode 2011-2017.
Selama menjabat sebagai Kepala Kampung Gurimbang, Alhamdulillah meraih prestasi.
Seperti peringkat satu kepala kampung berprestasi di Kabupaten Berau.
Ketika saya melanjutkan di periode selanjutnya, saya pun berhasil meraih prestasi sebagai kepala kampung terbaik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur mewakili Kabupaten Berau. Dan dinobatkan sebagai kepala kampung berprestasi di tingkat nasional.
Saya sangat bertekad agar Kampung Gurimbang bisa diperhitungkan dari total 8.000 lebih kampung yang ada di Indonesia.
Saat itu Gurimbang berhasil menjadi kampung terbaik se Indonesia dengan kisah "Dari Jamban Menuju Istana".
Ranah Politik
Dari latar tersebut mengapa ingin terjun ke dunia politik?
Saya memutuskan maju menjadi anggota DPRD Berau melalui partai Nasdem dan berhasil memperoleh suara terbanyak pada 2019 lalu yang menjadikan saya sebagai Ketua DPRD Berau periode 2019-2024.
Saya merasa pada periode kedua saya menjadi kepala kampung, tantangan itu semakin minim, dan saya merasa harus bisa berdedikasi lebih besar lagi kepada masyarakat.
Bukan hanya pada masyarakat Gurimbang saja, namun harus masyarakat Berau.
Baca juga: Menangis saat Deklarasikan Diri Maju Pilkada Berau 2024, Madri Pani: Bukan karena Pencitraan
Saat itu, saya kemudian dipinang oleh Nasdem dan mantap untuk maju pada Pileg 2019.
Saya bersaing dengan banyak anggota legislatif lama.
Saya adalah sosok baru dengan hanya punya latar belakang seorang kepala kampung, tapi Alhamdulillah saya memiliki suara tertinggi di Dapil 4, yakni sebesar 2.700 suara dan menjadikan saya Ketua DPRD Berau periode 2019-2024.
Saya pun berhasil mendapatkan 5.116 suara pada periode Pileg 2024 kemarin.
Lalu mengapa maju dalam kontestasi Pilkada 2024?
Pengalaman dari bawah itulah yang menjadikan saya berkeinginan maju sebagai kepala daerah.
Saya tidak ujug-ujug ingin menjadi bupati. Apa yang selama ini saya perjuangkan ini bukanlah warisan, bukanlah pemberian dari seorang pejabat.
Selama menjadi Ketua DPRD yang duduk di bangku legislatif, saya melihat banyak sekali permintaan, curahan hati masyarakat Berau. Tetapi kan saya tidak bisa mengambil keputusan ataupun kebijakan itu.
Karena hal itulah yang mendorong saya untuk maju sebagai kepala daerah.
Bapak merasa sanggup?
Saya juga merasa mampu dan berdedikasi untuk itu.
Berau ini memiliki anggaran yang besar, dan besar harapan saya agar tepat sasaran pada masyarakat.
Saya bersama dengan calon wakil bupati bapak Agus Iswahyudi juga memiliki pikiran yang sejalan.
Pak Agus adalah pensiunan pegawai pemerintahan. Bagi saya dia adalah seorang guru juga, yang saya rasa sangat mampu bekerja sama untuk mewujudkan keinginan masyarakat Berau.
Baca juga: Madri Pani-Agus Wahyudi Dapat Nomor Urut 1 pada Pilkada Berau 2024
Saya berikan contoh, ada beberapa anggaran yang tersimpan di Bankaltimtara.
Ketika saya menjabat, saya menjanjikan anggaran itu akan kami berikan kepada UMKM yang tepat untuk memanfaatkan kredit bunga rendah tanpa agunan, untuk tambahan modal UMKM tersebut.
Dengan bantuan langsung seperti itulah yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Jika ekonomi masyarakat membaik, tentu kemiskinan akan berkurang, stunting akan berkurang, dan SDM Berau semakin berkembang.
Bagaimana dengan support keluarga?
Supportnya sangat luar biasa. Istri dan anak sangat mendukung, orangtua sangat mendukung, mertua sebelum meninggal juga berpesan akan mendukung ke mana langkah saya.
Maka itu saya sangat berusaha memaksimalkan diri dalam Pilkada 2024 ini.
Rasa lelah saya juga sebenarnya hilang ketika terjun langsung melihat masyarakat yang ada dan menunggu saya hadir.
Saya bangga dan menghormati masyarakat.
Perbaikan Sektor
Sektor apa yang ingin diperbaiki jika nanti menang di PIlkada 2024?
Sejauh saya menjalani kegiatan Pilkada, banyak aspirasi masyarakat yang saya tampung.
Tapi mayoritas semua meminta agar listrik di Kabupaten Berau ini bisa lebih stabil.
Karena sejauh ini listrik di Berau masih sering mati dan jelas masyarakat mengeluhkan itu.
Ada juga kampung-kampung di Berau yang belum mendapatkan aliran listik.
Menurut saya, walaupun kelistrikan di Berau ini bukan kewenangan daerah, tetapi kan kita punya Perusda yang salah satunya bergerak pada bidang tenaga listrik.
Dari situ pun kita sebagai yang berada di daerah harusnya bisa sebagai pengawas dan ikut bertanggung jawab.
Misalkan, dari penempatan direktur PLTU, harus orang-orang yang berasal dari SDM yang mumpuni. Bukan mengangkat pimpinan secara tiba-tiba. Harus sesuai dengan regulasi, misalkan lelang jabatan direktur.
Apa lagi, Pak?
Ada juga masalah jaringan internet.
Masih ada beberapa daerah dengan status blank spot, itu juga jadi prioritas kami.
Kemudian, saya menginginkan tidak adalagi masyarakat yang tidak mendapatkan cover dari BPJS Kesehatan.
Jika ada masyarakat yang tidak bisa membayar biaya pengobatan, Insya Allah akan kami bayarkan.
Pemerintah akan menanggung hal itu.
Indonesia akan memasuki era Indonesia Emas di 2045, mimpi besar Anda kabupaten yang dipimpin nantinya ingin menjadi wilayah yang seperti apa?
Mulai dari sekarang, saya berharap di masa kepimpinan saya jika saya menjabat, masyarakat bisa meningkatkan taraf ekonominya. Karena sumbernya dari situ. Tentu itu akan beriringan dengan pembukaan lapangan kerja. Agar pengangguran berkurang.
Jika ekonomi meningkat, SDM semakin unggul, sektor lain juga akan bisa semakin baik.
Bahkan saya pastikan stunting juga pasti berkurang.
Yang jelas, saya tidak ingin anak cucu kita menjadi pengemis di daerah sendiri.
Baca juga: Madri Pani Siap Mundur dari Ketua DPRD Berau Jika Diamanahi Maju Pilkada
Berau memiliki kekayaan dari banyak sektor, meskipun saat ini sektor pertambangan masih unggul.
Tapi kita punya sektor perkebunan, pertanian, hingga pariwisata.
Dari sektor itulah harusnya semakin banyak peluang pembukaan lapangan kerja.
Berau saya rasa terlalu banyak membengkakkan tenaga kerja honorer yang memberatkan APBD saja.
Jika sudah ada aturan itu, harusnya dapat mencari opsi lain dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
(TribunKaltim.co/Renata Andini)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| Baru Saja Gempa Bali, Info BMKG: Pusat Gempa di Barat Daya Jembrana |
|
|---|
| Alasan Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Buntut Warga Bakar Rumah Terduga Bandar Narkoba |
|
|---|
| Daftar Tol yang Gagal Lelang, Investor Pilih Mundur Akibat Risiko Finansial, Sikap Menteri PU |
|
|---|
| Tanpa Kehadiran Pelatih Leonard Tupamahu, Persiba Balikpapan Dibantai Kendal Tronado FC 0-3 |
|
|---|
| Gencatan Senjata di Ujung Tanduk, Trump Akan Blokade Selat Hormuz Usai Perundingan dengan Iran Buntu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240902_Madri-Pani-didampingi-pasangannya-Agus-Wahyudi.jpg)