Berita Mahulu Terkini
DPRD Mahulu Komitmen Dorong Pembangunan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
DPRD Mahulu periode 2024-2029 berkomitmen untuk mendorong pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Ketua Sementara DPRD Mahakam Ulu (Mahulu), Devung Paran, menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada pencapaian Indonesia Emas 2045.
Dalam sebuah pernyataan, ia menguraikan beberapa titik fokus yang akan menjadi prioritas lembaga legislatif ini.
"Ya, siap. Kita tadi sudah mendengar dari nota pengantar yang disampaikan oleh Pak Sekda terkait titik fokus kita untuk 2025," katanya dalam pertemuan dengan anggota DPRD dan unsur pimpinan, Rabu (30/10/2024).
Baca juga: Anggota DPRD Mahulu Nyatakan Hampir Seluruh Kecamatan Sudah Tersambung Jalan Poros
Ia menambahkan, lembaga DPRD bersama unsur pimpinan dan anggota lainnya akan mendukung semua rencana yang ada, terutama infrastruktur.
"Titik fokus kita terutama di infrastruktur, kemudian di bidang kesehatan, pendidikan, dan semua bidang lainnya. Untuk SDM, pendidikan di Mahulu tentunya menjadi prioritas," ucapnya.
Evaluasi terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan dilakukan.
"Kita akan banyak mengevaluasi setelah terbentuknya AKD dan komisi-komisi, melakukan rapat dengan setiap OPD untuk mengevaluasi kinerja selama ini," tuturnya.
Baca juga: Sekwan DPRD Mahulu: Terkait PAW 2 Anggota Tidak Ada Masalah, Kami Butuhkan Surat Pengunduran Diri
Ia pun menyoroti masalah realisasi pembangunan.
"Apapun programnya bagus, tetapi realisasinya sering kurang pas. Contohnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan yang tidak selesai dalam satu tahun anggaran," ucapnya.
Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai fasilitas kesehatan.
"Banyak pustu yang sudah terbangun tetapi belum dioperasikan. Contohnya, di Long Pakak, Long Kerohong, dan Long Tuyoq, ada pustu yang sudah berdiri sekitar tiga tahun, tapi belum difungsikan," ujarnya.
Mengenai pelantikan anggota DPRD yang baru, ia mengatakan pelantikannya menunggu SK dari gubernur.
"Setelah kita umumkan, DPRD akan menyurati bupati, kemudian bupati menyurati gubernur, dan baru setelah itu SK definitif keluar," sebutnya.
"Semoga pelantikan ini bisa dilakukan sebelum kesepakatan APBD 2025 pada tanggal 30 November," harapnya.
Dengan fokus pada infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, DPRD Mahulu bertekad untuk menjadikan daerah ini siap bersaing dalam menyongsong masa depan yang lebih baik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241030_Ketua-Sementara-DPRD-Mahulu-Devung-Paran.jpg)