Berita Viral
Tupperware Batal Bangkrut, Bakal Diambil Alih Peminjam, Ini Sejarah dan Perjalanan Bisnis Tupperware
Tupperware batal bangkrut, bakal diambil alih peminjam, ini sejarah dan perjalanan bisnis Tupperware.
TRIBUNKALTIM.CO – Tupperware batal bangkrut, bakal diambil alih peminjam, ini sejarah dan perjalanan bisnis Tupperware.
Tupperware, perusahaan wadah makanan, masih punya kesempatan untuk kembali berjalan di dunia bisnis.
Ini sejarah dan perjalanan bisnis Tupperware.
Sempat terancam bangkrut, Tupperware, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) kini mulai bangkit usai pengadilan Wilmington, Delaware sepakat untuk menyelamatkan perusahaan.
Baca juga: Tupperware Ajukan Bangkrut Usai Gagal Lunasi Hutang Pasca Pandemi Covid
Dalam isi kesepakatan tersebut, Hakim Kepailitan AS Brendan Shannon memberikan opsi kepada Tupperware untuk menjual nama merek dan aset utamanya kepada kelompok pemberi pinjaman.
Mengutip dari Reuters, kelompok yang memberikan pinjaman mengambil alih Tupperware yakni Stonehill Capital Management Partners dan Alden Global Capital.
Dalam perjanjian tersebut tak hanya pabrik Tupperware saja yang diakuisisi, nantinya Stonehill Capital Management Partners dan Alden Global Capital turut mengakuisisi nama merek Tupperware dan asetnya di pasar Kanada, Meksiko, Brasil, Tiongkok, Korea, India, dan Malaysia.
Perjanjian penjualan tersebut juga mengharuskan Tupperware untuk menjadi perusahaan swasta di bawah kepemilikan yang mendukung dari kelompok pemberi pinjaman pembelian, meliputi manajer dana lindung nilai Stonehill Capital Management dan Alden Global Capital.
Melalui cara ini, pengadilan AS berharap Tupperware bisa kembali mempertahankan bisnis, serta menyelamatkan hubungan pelanggan, dan para pekerjaan dari ancaman PHK Massal, setelah sebelumnya perusahaan wadah makanan kondang asal AS ini mengalami pembengkakan utang hingga terancam bangkrut.
Baca juga: Terjawab Sudah Kenapa Tupperware Bangkrut 2024, Cek Alasan dan Penyebab Utama
Perjalanan Bisnis Tupperware
Tupperware merupakan merek produk wadah makanan dan peralatan rumah tangga yang diciptakan oleh seorang insinyur kimia bernama Earl Tupper pada tahun 1946 di AS.
Earl Tupper yang telah berkecimpung di industri plastik selama bertahun-tahun. Sukses menemukan metode untuk memurnikan ampas biji hitam polyethylene menjadi plastik yang fleksibel, kuat, tidak berminyak, bening, aman, ringan dan tidak berbau.
Inovasi ini digagas Earl Tupper untuk mengurangi limbah plastik, lantaran merek Tupperware didesain agar bisa dipakai berulang kali, sehingga bisa mengurangi pemakaian plastik sekali pakai yang berkontribusi merusak lingkungan.
Dengan keunggulan ini tak sedikit ibu–ibu yang memilih untuk menggunakan Tupperware, popularitasnya yang sempat meledak bahkan membuat Tupperware memiliki nilai yang begitu berharga hingga beberapa tahun lalu sempat tersiar kabar apabila produk tersebut bisa digadaikan bila pemiliknya butuh dana segar.
Namun memasuki tahun 2022, produk wadah makanan yang telah menguasai pasar global selama 77 tahun, perlahan mulai gagal menarik pelanggan yang lebih muda.
Baca juga: Katalog Promo Tupperware di Minggu Ketiga Bulan Maret 2024, Beli 2 Cake Taker Round Diskon 20 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240125_promo-Tupperware.jpg)