Berita Kaltim Terkini
Ekonomi Kaltim Tumbuh 5,52 Persen di Triwulan III
Data BPS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2024 secara year on year (yoy) tumbuh sebesar 5,52 persen
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2024 secara year on year (yoy) tumbuh sebesar 5,52 persen.
Kepala BPS Provinsi Kaltim, Yusniar Juliana menjelaskan, perekonomian Bumi Etam triwulan III-2024 berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, mencapai Rp213,47 triliun.
Dibanding triwulan III tahun 2023, PDRB atas dasar harga konstan mencatatkan angka sebesar Rp141,34 triliun.
“Secara quarter-to-quarter (qoq), ekonomi Kaltim triwulan III-2024 tumbuh positif sebesar 1,29 persen,” kata Yusniar dalam keterangan resminya, Kamis (7/11/2024).
Jika dihitung secara kumulatif dengan membandingkan nilai PDRB ADHK dari Januari hingga September 2024 dengan periode yang sama pada tahun 2023.
Baca juga: Jalanan Makin Macet Seiring Pertumbuhan Ekonomi, Ketua DPRD Balikpapan: Ini Tantangan Bersama
Baca juga: Andi Harun Sebut Pertumbuhan Ekonomi Samarinda 8,62 Persen, Terus Bergerak Positif
Maka, pertumbuhan ekonomi Kaltim menunjukkan peningkatan sebesar 6,19 persen.
Namun demikian, dibanding angka triwulan III tahun lalu atau 2023 sedikit mengalami percepatan.
Di sisi lain ekonomi Kaltim secara q-to-q tumbuh sebesar 1,29 persen.
“Dibandingkan angka pertumbuhan triwulan III 2024, maka terdapat kecenderungan perlambatan. Karena saat triwulan II tahun 2024 pertumbuhan ekonomi secara q-to-q tumbuh sebesar 1,67 persen,” jelasnya.
Sementara, dari sisi pengeluaran, komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,22 persen.
Dibandingkan triwulan sebelumnya, yakni triwulan II-2024, perekonomian Kaltim pun tumbuh sebesar 1,29 persen.
Pada triwulan III ini, sebagian besar dari 15 lapangan usaha mencatatkan pertumbuhan positif.
Diantaranya jasa keuangan dan asuransi yang tumbuh 5,59 persen, lapangan usaha jasa lainnya yang tumbuh 5,09 persen, serta sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 2,53 persen.
“Empat sektor mengalami kontraksi di antaranya administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar minus 12,35 persen, disusul jasa pendidikan, pertanian, kehutanan, perikanan, serta transportasi dan pergudangan,” sambungnya.
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 18,74 persen.
| Ahmad Rustam jadi Ketua Himas Kaltim, Siap Dorong Kegiatan Sosial hingga Gali Ekonomi |
|
|---|
| Hibah Olahraga Kaltim 2026 Cair Lebih Cepat, KONI Terima Rp16,5 Miliar |
|
|---|
| 10 Provinsi dengan Pemuda Belum Menikah Terbanyak 2025, Kaltim Masuk Daftar BPS |
|
|---|
| DPRD Kaltim Soroti Transisi Mal Lembuswana, Jangan Sampai Tekor Rp2,8 Miliar per Bulan |
|
|---|
| Dosen Hukum Komentari Tarik Ulur DPRD dan Pemprov Kaltim soal Usulan Pokir, Sebut tak Tahu Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241107-Kota-Samarinda.jpg)