Pilkada Bontang 2024

Debat Pilkada Bontang 2024, Najirah-Aswar Andalkan Kartu Juara dan Program RT

Debat perdana Pilkada Bontang 2024 menghadirkan beragam program unggulan dari para calon, termasuk Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3, Najirah-Aswar

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bontang nomor urut tiga Najirah- Muhammad Aswar dalam debat perdana Pilkada Bontang, di Hotel Grand Mutiara, Minggu (10/11/2024).  RIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Debat perdana Pilkada Bontang 2024 menghadirkan beragam program unggulan dari para calon, termasuk Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3, Najirah-Muhammad Aswar. 

Dalam pemaparannya, mereka memperkenalkan Kartu Juara, sebuah program inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan.

Program Kartu Juara ini sekilas mengingatkan publik pada "kartu sakti" era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja. 

Aswar menjelaskan bahwa Kartu Juara memiliki fokus khusus untuk kebutuhan siswa di Bontang.

"Kami akan memberikan Kartu Juara kepada setiap siswa di Bontang, yang berisi saldo senilai Rp2,5 juta per anak," jelas Aswar dalam debat Pilkada Bontang, Minggu (10/11/2024).

Baca juga: Pantun Penutup Neni-Agus di Debat Pilkada Bontang 2024, Kalau Mau Coblosan, Jangan Lupa Nomor 4

Baca juga: Debat Pilkada Bontang 2024, Penduduk Makin Banyak Perumahan Terbatas, Basri Rase Sebut Taat RTRW

Dengan saldo ini, siswa bisa membeli perlengkapan sekolah, seperti sepatu, tas, dan buku, di toko-toko lokal. 

Menurut Aswar, pendekatan ini memberikan fleksibilitas kepada siswa dan orang tua dalam memilih kebutuhan pendidikan mereka serta mendorong perekonomian lokal.

Selain Kartu Juara, Najirah juga memaparkan program RT Juara, yang bertujuan memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) dalam pembangunan wilayah. 

Program ini akan memberikan alokasi dana antara Rp100 juta hingga Rp350 juta untuk setiap RT. Dana tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai proyek lokal sesuai hasil musyawarah warga. 

"Tidak ada lagi dana yang hilang di tengah jalan. Kita pastikan pembangunan benar-benar dimulai dari akar rumput," tegasnya.

Pasangan nomor urut 3 ini juga memperkenalkan program 3M (Menikah, Melahirkan, dan Meninggal), yang memberikan dukungan kepada masyarakat dalam momen-momen penting kehidupan. 

Baca juga: Closing Statement Debat Pilkada Bontang 2024, Sutomo-Nasrullah: Bontang Butuh Energi Baru, Ide Baru

Najirah menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dari lahir hingga akhir hayat.

Beragam program tersebut, Najirah Muhammad Aswar berharap dapat memberikan solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan warga Bontang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan sosial. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved