Berita Samarinda Terkini
Warga Berharap Banjir di Samarinda tak Ada Lagi
Seorang warga jalan Kebon Agung, Kelurahan Lempake , Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur,Fatma menggandeng anak perempuannya seusia SD
Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Seorang warga jalan Kebon Agung, Kelurahan Lempake , Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur,Fatma menggandeng anak perempuannya seusia SD berjalan menembus arus banjir sebatas orang dewasa ditengah cuaca hujan, Senin (11/11/2024).
"Saya jemput anak saya kebetulan tak jauh sekolahnya jadi sambil jalan kaki. Kalau hujan lebih dari 1 jam ya banjir menggenang sampai ke jalan, seperti hari ini, " tuturnya.
Menelusuri jalan Kebon Agung, jalan DI Panjaitan dekat sekolah Bunga Bangsa Samarinda Utara, simpang gerbang Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang digenangi banjir semata kaki sampai sebatas orang dewasa.
Sejumlah pengendara roda empat ada yang menepi ke tepi jalan D. i Panjaitan menunggu air surut begitupula pengguna roda dua kendaraan bermotor.
Sampai di simpang Perumahan Alaya, depan ruko dan Burger King jadi tempat pengendara sepeda motor menyalakan dan memeriksa kendaraannya setelah menerobos banjir jalan D. i Panjaitan Sungai Pinang.
Baca juga: Andi Harun Kenalkan Program Pintu Air Otomatis ke Warga, Optimis Masalah Banjir di Samarinda Tuntas
Baca juga: Atasi Banjir di Samarinda, Andi Harun Terkendala APBD Terbatas tak Bisa Dituntaskan Cepat
Warga Perum PGRI Talangsari, Ibu menggunakan motor matik Fazio menuturkan dirinya menunggu air surut saat hujan ketika waktunya menjemput anak anaknya dari sekolah.
"Anak saya ada dua yang syaa jemput yang satu berkebutuhan khusus dan abis surut mau langsung ke rumah," Katanya sembari diatas motornya menggunakan mantel menutupi tubuh kedua anaknya yang berusia SD.
Mei berharap banjir makin berkurang kalau bisa tak ada lagi banjir.
"Memang kalau hujan deras rawan banjir tapi 3 tahun belakangan sudah berkurang tak sampai sepinggang orang dewasa banjirnya.
Program Pemerintah bagus dan berharap dilanjutkan karena masih ada drainase yang belum di lebarkan seperti jalan Kebon Agung, sekitar Lempake yang jadi jalur warga keluar kota dan ke kota Samarinda, " tuturnya.
Selain jalan DI Panjaitan Banjir juga merendam akses jalan Anggrek Perumahan Talangsari Regency.
"Saya mau berangkat ke tempat kerja tapi mau tak nunggu air surut karena jalur yang ada hanya yang digenagi banjir, "ucap warga perempuan yang enggan disebutkan namanya diatas motor matik.
Baca juga: Pengendalian Banjir di Samarinda Dikebut, Pemkot Benahi Bottle Neck di Sungai Karang Asam Kecil
Sejumlah petugas dari Kepolisian dan Dishub mengatur lalu lintas, saat banjir. Begitupun BPBD dengan mobil operasionalnya juga aktif bertugas dan memantau hingga hujan reda dan banjir surut. (*)
| Jadwal Mati Air di Samarinda 20 Mei 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak |
|
|---|
| Samarinda Pionir Manajemen Talenta di Kaltim, Walikota Andi Harun Beberkan 3 Manfaatnya |
|
|---|
| Perangi Obat Ilegal, BPOM Samarinda Buka Posko Aduan dan Gandeng BNN Tanah Merah |
|
|---|
| Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Batang Rokok Ilegal dan 2.160 Liter Miras |
|
|---|
| Sering Tambal Jalan Rusak Pakai Uang Sendiri, 4 Ojol di Samarinda Ini Dapat Penghargaan dari Dishub |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241111-Warga-melintasi-jalan-DI-Panjaitan-Kebon-Agung.jpg)