Rabu, 20 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Warga Berharap Banjir di Samarinda tak Ada Lagi 

Seorang warga  jalan Kebon Agung, Kelurahan Lempake , Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur,Fatma menggandeng anak perempuannya seusia SD

Tayang:
Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
LEWATI BANJIR - Warga melintasi jalan DI Panjaitan Kebon Agung,Kelurahan Lempake Samarinda Utara, saat genangan setelah hujan lebih dari dua jam di kawasan Kota Samarinda Kalimantan Timur, Senin (11/11/2024).TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Seorang warga  jalan Kebon Agung, Kelurahan Lempake , Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur,Fatma menggandeng anak perempuannya seusia SD berjalan menembus arus  banjir sebatas orang dewasa ditengah cuaca hujan, Senin (11/11/2024).

"Saya jemput anak saya kebetulan tak jauh sekolahnya jadi sambil jalan kaki. Kalau hujan lebih dari 1 jam ya banjir menggenang sampai ke jalan, seperti hari ini, " tuturnya. 

Menelusuri jalan Kebon Agung, jalan DI Panjaitan dekat sekolah Bunga Bangsa Samarinda Utara, simpang gerbang Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang digenangi banjir semata kaki sampai sebatas orang dewasa. 

Sejumlah pengendara roda empat ada yang menepi ke tepi jalan D. i Panjaitan menunggu air surut begitupula pengguna roda dua kendaraan bermotor. 

Sampai di simpang Perumahan Alaya, depan ruko dan Burger King jadi tempat pengendara sepeda motor menyalakan dan memeriksa kendaraannya setelah menerobos banjir jalan D. i Panjaitan Sungai Pinang. 

Baca juga: Andi Harun Kenalkan Program Pintu Air Otomatis ke Warga, Optimis Masalah Banjir di Samarinda Tuntas

Baca juga: Atasi Banjir di Samarinda, Andi Harun Terkendala APBD Terbatas tak Bisa Dituntaskan Cepat

Warga Perum PGRI Talangsari, Ibu menggunakan motor matik Fazio menuturkan dirinya menunggu air surut saat hujan ketika waktunya menjemput anak anaknya dari sekolah. 

"Anak saya ada dua yang syaa jemput yang satu berkebutuhan khusus dan abis surut mau langsung ke rumah," Katanya sembari diatas motornya menggunakan mantel menutupi tubuh kedua anaknya yang  berusia SD. 

Mei berharap banjir makin berkurang kalau bisa tak ada lagi banjir. 

"Memang kalau hujan deras rawan banjir tapi 3 tahun belakangan sudah berkurang tak sampai sepinggang orang dewasa banjirnya.

Program Pemerintah bagus dan berharap dilanjutkan karena masih ada drainase yang belum di lebarkan seperti jalan Kebon Agung, sekitar Lempake yang jadi jalur warga keluar kota dan ke kota Samarinda, " tuturnya. 

Selain jalan DI Panjaitan Banjir juga merendam akses jalan Anggrek Perumahan Talangsari Regency. 

"Saya mau  berangkat ke tempat kerja tapi mau tak  nunggu air surut karena jalur yang ada hanya yang digenagi banjir, "ucap warga  perempuan yang enggan disebutkan namanya diatas motor matik. 

Baca juga: Pengendalian Banjir di Samarinda Dikebut, Pemkot Benahi Bottle Neck di Sungai Karang Asam Kecil

Sejumlah petugas dari Kepolisian dan Dishub mengatur lalu lintas, saat banjir. Begitupun BPBD dengan mobil operasionalnya juga aktif bertugas dan memantau hingga hujan reda dan banjir surut. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved