Kamis, 7 Mei 2026

Berita DPRD Bontang

Dorong Pengembangan Pariwisata Bontang Jadi Prioritas, Suharno Ingatkan Soal Infrastruktur

Anggota Komisi B DPRD Bontang Suharno menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata untuk menarik minat wisatawan

Tayang:
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
Anggota Komisi B DPRD Suharno saat rapat kerja bersama Dispoparekraf awal pekan ini. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Anggota Komisi B DPRD Bontang Suharno menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata untuk menarik minat wisatawan dan pelaku usaha luar daerah agar datang ke Bontang.

Hal itu diungkapkan Suharno dalam rapat kerja dengan Dispoparekraf Kota Bontang awal pekan ini.

Menurutnya, sektor pariwisata Bontang masih perlu dibenahi terutama soal infrastruktur. Selain itu, promosi juga perlu ditingkatkan. 

Suharno bilang sebagai daerah pengangga ibu kota nusantara (IKN), Bontang pasti akan mengambil peran besar.

Tetapi perlu ingat orang cenderung tidak betah tinggal berlama-lama karena kurangnya lokasi liburan.

Menurutnya, Bontang memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momen ini, dengan mengembangkan potensi wisata yang ada, misalnya Pulau Beras Basah, Pulau Malahing, Gusung, Wisata Kuliner Bontang Kuala. Hasilnya berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca juga: DPRD Bontang Minta Pemerintah dan Perusahaan Bersinergi Sediakan Sumber Air di Kampung Baru

Baca juga: Ketua DPRD Bontang Serukan Pentingnya Hidup Sehat di Hari Kesehatan Nasional ke-60

"Pariwisata Bontang perlu menjadi skala prioritas untuk dikembangkan. Kota ini punya kekayaan alam dan budaya yang menarik, yang seharusnya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan luar," ujarnya.

Politisi PKS ini mendorong Dispoparekraf untuk tidak hanya mengandalkan lokasi wisata yang sudah ada, tetapi juga aktif mencari tempat-tempat baru yang potensial. 

Ia berharap instansi tersebut mampu mengidentifikasi dan mengembangkan objek wisata yang belum tergarap maksimal sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian kota.

Baca juga: 2 Anggota DPRD Bontang Jadi Orangtua Asuh Anak Berisiko Stunting di Kelurahan Guntung

“Bontang akan merugi jika IKN sudah rampung namun kita tidak memiliki destinasi wisata yang bisa bersaing. Padahal ini bisa meningkatkan PAD, dan persoalan ini harus kita antisipasi sejak dini,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved