Minggu, 26 April 2026

Berita Berau Terkini

Perkuat Komitmen Stop Buang Air Besar Sembarangan, Dinkes Berau Hadiri Dialog Strategis SBS 

Perkuat komitmen stop buang air besar sembarangan, Dinas Kesehatan Berau hadiri dialog strategis SBS.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Diah Anggraeni
HO/Dinkes Berau 
Dinkes Berau saat menghadiri dialog strategis untuk mempercepat pencapaian target Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) yang digelar Pemprov Kaltim, Senin (18/11/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar dialog strategis untuk mempercepat pencapaian target Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau pun ikut hadir dalam kegiatan yang digelar pada Senin (18/11/2024) tersebut.

Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie mengatakan, agenda itu menjadi komitmen bersama untuk mempercepat program SBS guna mewujudkan akses sanitasi yang aman dan higinitas yang memadai bagi seluruh masyarakat.

Baca juga: Dinkes Berau Gelar Sosialisasi Penyusunan Dokumen BLUD, Diikuti 21 Puskesmas

Dalam pemaparan agenda itu dijelaskan bahwa Indonesia menargetkan 0 persen Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan 15 persen akses sanitasi aman pada 2024 sebagai bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Sanitasi yang bersih, aman dan perilaku bersih itu sangat penting untuk kesehatan masyarakat," bebernya kepada TribunKaltim.co, Senin (18/11/2024). 

Dinkes Berau pun berkomitmen untuk berupaya menghentikan perilaku buang air besar sembarangan. 

"Perilaku buang air besar sembarangan disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak," katanya.

Baca juga: Progres Pembangunan Kantor Dinkes Berau Capai 30,2 Persen

Berdasarkan data Dinkes Kaltim per 18 November 2024, capaian program SBS di tingkat kabupaten/kota menunjukkan hasil yang bervariasi.

Misalnya, Kabupaten Berau yang telah mencapai 100 persen desa dan kelurahan SBS, namun masih terdapat beberapa rumah tangga yang perlu dikejar. 

"Kami bersama dengan kabupaten/kota provinsi  mempercepat program SBS dengan melakukan berbagai upaya, termasuk pemicuan perubahan perilaku masyarakat, penyediaan fasilitas sanitasi, dan penguatan koordinasi lintas sektor," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved