Kamis, 16 April 2026

Pilkada 2024

Setelah Pilgub Jakarta, Beda Hasil Survei Terjadi di Pilkada Jateng, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Setelah Pilgub Jakarta, beda hasil survei juga terjadi di Pilkada Jateng, apa yang sebenarnya terjadi?

Kolase Tribunnews.com
Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin, dua paslon gubernur-wagub yang berlaga di Pilkada Jateng 2024. Setelah Pilgub Jakarta, beda hasil survei juga terjadi di Pilkada Jateng, apa yang sebenarnya terjadi? 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah Pilgub Jakarta, beda hasil survei juga terjadi di Pilkada Jateng, apa yang sebenarnya terjadi?

Jelang pemungutan suara, sejumlah lembaga survei kembali merilis hasil survei elektabilitas di sejumlah Pilkada.

Perbedaan hasil survei kembali terjadi dalam konteks Pilkada Serentak 2024.

Kini terjadi di Pilkada Jawa Tengah, setelah sebelumnya terjadi di Jakarta.

Baca juga: Ridwan Kamil Seret Nama Ahok di Debat Pilkada Jakarta 2024, Ketegasan Pramono Anung soal Penggusuran

Dua lembaga survei, Indikator Politik Indonesia dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), memberikan hasil yang berbeda terkait elektabilitas calon gubernur di Jateng.

Sebelumnya, di Jakarta, Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Poltracking Indonesia juga menunjukkan hasil yang kontras.

Pilgub Jateng 2024

Survei SMRC

Survei Pilkada Jateng bulan November dirilis oleh SMRC. Survei dilaksanakan pada periode waktu 7 sampai 12 November 2024.

Dengan periode waktu tersebut, praktis survei sekaligus merepresentasikan keputusan pemilih pada Pilkada Jateng pasca pelaksanaan dua kali debat publik yang diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober dan 10 November.

Selain itu, periode survei yang dilakukan juga pada rentang waktu mulai turunnya Joko Widodo (Jokowi) mendukung Luthfi-Yasin pada 29 Oktober 2024, serta beredarnya video endorsement sejumlah artis hingga Presiden Prabowo Subianto terhadap Luthfi-Yasin pada 9 November 2024.

Survei yang dilakukan oleh SMRC mengambil sampel 1210 orang pemilih di Jawa Tengah. Sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional.

Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga: 7 Hasil Survei Elektabilitas Pilkada Jateng 2024, Efek Pengaruh Jokowi, Prabowo hingga Megawati

Hasilnya, pasangan Andika-Hendi justru tetap berada pada tren peningkatan yang signifikan.

Tercatat dalam survei, elektabilitas Andika-Hendi berada pada angka 50,4 persen atau naik 2,3?ri survei sebelumnya di bulan Oktober 2024 yang sebesar 48,1 persen .

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved