Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Pemprov Kaltim

Pastikan Kurikulum Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja, Satuan Pendidikan Harus Kreatif Berbasis Digital

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik saat pembekalan Kepala SMK Negeri dan Kacab Disdikwil I – VI Se-Kaltim di Lapangan Lanud Dhomber Balikpapan

Tayang:
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Samir Paturusi
HO HMS
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik saat pembekalan Kepala SMK Negeri dan Kacab Disdikwil I – VI Se-Kaltim di Lapangan Lanud Dhomber Balikpapan, Senin (18/11/2024). 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan harus mampu melakukan transformasi kurikulum berbasis kompetensi.

Kurikulum pendidikan sudah semestinya bersesuain dengan kebutuhan dunia kerja.

"Pastikan kurikulum yang diterapkan sekolah relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini dan masa depan," kata Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik saat pembekalan Kepala SMK Negeri dan Kacab Disdikwil I – VI Se-Kaltim di Lapangan Lanud Dhomber Balikpapan, Senin (18/11/2024).

Bahkan satuan pendidikan, lanjutnya, harus kreatif dan inovatif dalam mengintegrasikan teknologi informasi serta keterampilan berbasis digital.

Selain itu, satuan pendidikan perlu melakukan penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri kerja (Dudika).  Dudika merupakan tempat bagi siswa untuk melakukan kegiatan praktik kerja lapangan (PKL). 

Baca juga: Hadiri RDP Komisi II DPR RI, Pj Gubernur Akmal Malik Paparkan Persiapan Pilkada Kaltim 2024

Baca juga: Antisipasi Pemilih Pemula di Pilkada 2024, Akmal Malik Sarankan Layanan Khusus KTP 

Kegiatan ini menjadi program untuk menghubungkan dunia pendidikan kejuruan dengan kebutuhan industri. Dalam program ini, menurut dia, SMK dan Dudika harus menjalin kerja sama untuk meningkatkan kompetensi siswa.  

Penguasaan kemampuan belajar siswa didapatkan melalui kegiatan belajar di sekolah dan Dudika.

"Tingkatkan kolaborasi dengan perusahaan lokal, nasional dan internasional agar siswa dapat merasakan pengalaman nyata melalui program magang dan praktik kerja lapangan," harap Akmal.

Sehingga kepala sekolah tidak hanya mampu memanejerial satuannya, tetapi bisa berinovasi dalam manajemen sekolah.  

Di antaranya, memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas manajemen sekolah, seperti digitalisasi administrasi, pemantauan kinerja guru dan evaluasi pembelajaran. 

Tidak kalah pentingnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu mengingatkan para kepala SMK agar mendorong pengembangan karakter siswa. 

Baca juga: Pantau Kesiapan Pilkada Kukar Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Ingatkan Kondisi Pascapilkada

Selain keterampilan teknis, juga perlu ditanamkan nilai-nilai integritas, kerja keras dan semangat kewirausahaan kepada siswa SMK. 

"Mereka tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja," harapnya. (yans/sul/ky/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved