Berita Samarinda Terkini
BPBD Samarinda Fasilitator 59 Warga Samarinda yang Kini Resmi Jadi Komponen Cadangan
Kepala BPBD Samarinda, Suwarso turut berperan dalam proses ini, mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sebanyak 59 anggota Komponen Cadangan (Komcad) asal Samarinda telah resmi diterima dan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam sebuah upacara yang digelar pada hari ini, Kamis (28/11).
Serah terima ini dilakukan oleh Komandan Kodim 0901/Samarinda kepada Walikota Samarinda di Lapangan Parkir Balai Kota Samarinda.
Upacara tersebut menjadi momen penting bagi anggota Komcad yang telah menyelesaikan pendidikan di Resimen Induk Kodam VI/Mulawarman atau Rindam VI/Mulawarman Banjarmasin selama dua bulan.
Baca juga: 59 Warga Samarinda Resmi Jadi Komponen Cadangan, Pelengkap TNI Dalam Menjaga Keutuhan NKRI
Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, yang turut berperan dalam proses ini, mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk Pemkot Samarinda.
Menurut Suwarso, proses rekrutmen anggota Komcad dimulai dari pendaftaran dan seleksi. BPBD Samarinda bertugas mendistribusikan edaran ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pendaftaran Komcad Gelombang Kedua.
Dari sekitar 200 pendaftar yang terinventarisasi, hanya 59 orang yang berhasil lolos seleksi administrasi, fisik, dan psikologi.
“Selama pelaksanaan tes dan persiapan keberangkatan, Walikota menugaskan BPBD untuk melakukan pendampingan.
Bahkan, Walikota memberikan uang saku sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke Banjarmasin,” ujar Suwarso.
Lebih lanjut, Pemkot juga memfasilitasi transportasi dan kebutuhan logistik para peserta, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, serta saat pelantikan di Lapangan Merdeka, Balikpapan.
"Selama pendidikan, kesehatan para anggota Komcad juga dipantau dan didampingi oleh BPBD Samarinda," ujar Suwarso.
Meskipun kewenangan utama program ini berada di bawah Kodim, Suwarso menjelaskan bahwa BPBD berperan sebagai fasilitator, termasuk dalam mempersiapkan dan mendukung para peserta.
Setelah pendidikan selesai, Kodim menyerahkan anggota Komcad kepada Pemkot Samarinda untuk pembinaan lebih lanjut.
“Pak Dandim menyerahkan mereka kepada Pemkot Samarinda untuk pembinaan yang terus-menerus agar tetap disiplin dan memiliki karakter baik, baik dalam dunia kerja maupun kegiatan sehari-hari,” tambah Suwarso.
Di samping itu, Suwarso juga mengungkapkan bahwa animo masyarakat Samarinda terhadap program Komcad sangat tinggi.
Namun, seleksi yang ketat membuat hanya sedikit yang lolos. Meski begitu, banyak peserta yang tidak lolos menyatakan akan mencoba kembali di gelombang berikutnya.
“Animonya sangat tinggi. Bahkan yang tidak lolos kemarin berharap dapat mengikuti seleksi lagi dan lolos di tahun berikutnya,” pungkasnya.(*)
| Pemkot Samarinda Uji Sistem WFH ASN, Dikembangkan Cepat dalam 2 Minggu |
|
|---|
| Tutup Celah Pelanggaran WFH, Walikota Samarinda Ajak Masyarakat Turut Awasi Disiplin ASN |
|
|---|
| Isi APBD Kaltim Dibongkar dalam Dialog Publik Bersama, Anggota DPRD: Uang Rakyat Kok Dirahasiakan |
|
|---|
| Irigasi Rusak Puluhan Tahun, Petani Betapus Samarinda Hanya Panen 4–5 Ton |
|
|---|
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241128_59-anggota-Komponen-Cadangan.jpg)