Pilkada Bontang 2024
Neni-Agus Unggul Versi Hitung Cepat Pilkada Bontang 2024, Respon Basri, Najirah dan Sutomo
Najirah kepada Tribunkaltim menyampaikan penghormatannya kepada pemenang kontestasi politik ini, Najirah menunggu hasil resmi dari KPU
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Pasangan calon (paslon) nomor urut empat, Neni Moerniaeni-Agus Haris, unggul dalam hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bontang 2024.
Berdasarkan data Sirekap KPU, Neni-Agus meraih 39.433 suara atau sekitar 42 persen, Jumat (29/11/2024).
Menanggapi hasil sementara ini, sejumlah paslon menunjukkan sikap legawa.
Calon Wali Kota nomor urut tiga, Najirah kepada Tribunkaltim menyampaikan penghormatannya kepada pemenang kontestasi politik ini.
Meski demikian, Najirah menegaskan akan menunggu hasil resmi dari KPU.
Baca juga: Pemkot Bontang Tegaskan Larangan Beroperasi Mie Gacoan hingga Syarat Perizinan Lengkap
Politisi PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa ini akhir dari semuanya. Perjuangannya akan berlanjut untuk mengawal pembangunan Kota Bontang di luar pemerintahan.
"Siapa pun yang terpilih, saya hormati. Dalam kompetisi seperti ini, menang atau kalah adalah hal yang wajar," ujar Najirah.
Dari hasil sementara ini, Najirah-Aswar yang diusung PDI Perjuangan, Gelora, dan PAN berada di peringkat ketiga dengan 20.857 suara atau 22 persen.
Di posisi kedua, paslon nomor urut satu, Basri Rase-Chusnul Dhihin, meraih 24.624 suara (26 persen). Basri yang maju melalui jalur perseorangan menyatakan menerima hasil dengan lapang dada.
"Kami berterima kasih kepada relawan dan pendukung yang telah berjuang. Ini adalah keberhasilan yang tertunda. Kami tetap berkomitmen untuk berkontribusi bagi Bontang, meski dari luar pemerintahan," ujar Basri lewat pesan WhatsAppnya.
Menurutnya kedepan pentingnya memilih berdasarkan hati nurani dan gagasan yang ditawarkan.
"Ini tentang masa depan, tentang keberanian memilih dengan hati," katanya.
Sementara itu, Calon Wali Kota nomor urut dua, Sutomo yang diusung PKB dan Demokrat menyampaikan akan menerima hasil kontestasi ini.
Ia tetap bersyukur meski hanya meraih 7.252 suara atau 8 persen.
"Kami berterima kasih kepada para pendukung, simpatisan, dan seluruh warga Bontang yang telah mempercayai kami. Dalam demokrasi, menang dan kalah adalah bagian dari proses," ujar Sutomo.
Sebagai pendatang baru di Pilwalkot Bontang, Sutomo mengapresiasi kinerja timnya dan penyelenggara Pilkada yang dinilai berhasil menciptakan suasana aman dan kondusif selama proses berlangsung.(*)
| KPU Bontang Sebut Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Kemungkinan Dimajukan |
|
|---|
| KPU Bontang Sebut Pelantikan Walikota Terpilih Masih Sesuai Jadwal Tapi Bisa Berubah |
|
|---|
| KPU Sahkan Neni Moerniaeni dan Agus Haris Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih |
|
|---|
| KPU Bontang Tetapkan Neni Moerniaeni-Agus Haris Jadi Walikota dan Wakil Walikota Terpilih |
|
|---|
| Pilihan Tak Terduga Najirah Usai Kalah Pilkada Bontang 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241109_debat-Pilkada-Bontang-2024_Basri-Dhihin-vs-Sutomo-Nasrullah-vs-Najirah-Aswar-vs-Neni-Agus.jpg)