Berita Kukar Terkini

Ratusan Murid SD di Pesisir Kukar Diajak Selamatkan Pesut Mahakam

program Roadshow Read Aloud Konservasi Pesut Mahakam dan Kampanye Lingkungan, lebih dari 350 siswa SD di pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)

TRIBUNKALTIM.CO/MITHA AULIA ANGGRAINI
Program Roadshow Read Aloud Konservasi Pesut Mahakam dan Kampanye Lingkungan, lebih dari 350 siswa SD di pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dikenalkan dengan Pesut Mahakam.TRIBUNKALTIM.CO/MITHA AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Di sudut-sudut terpencil Delta Mahakam, ratusan anak sekolah dasar menerima pelajaran berharga tentang keberanian, kehidupan, dan tanggung jawab manusia untuk menjaga lingkungan. 

Melalui program Roadshow Read Aloud Konservasi Pesut Mahakam dan Kampanye Lingkungan, lebih dari 350 siswa SD di pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dikenalkan dengan Pesut Mahakam.

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), melalui inisiatif Komik Pesut Mahakam, membawa pesan penting, yakni nasib Pesut Mahakam ada di tangan kita semua, termasuk anak-anak kecil yang kini menjadi harapan masa depan.

Di tengah keterbatasan akses informasi, siswa di sekolah seperti SDN 011 Kota Bangun Desa Pela dan SDN 014 Anggana Desa Tani Baru akhirnya memahami kehadiran Pesut Mahakam

Hewan ini bukan hanya sekadar penghuni sungai, tetapi juga saksi bisu perubahan ekosistem Delta Mahakam yang perlahan menghadapi ancaman. 

Baca juga: Andi Harun Ungkapkan Visi Pembangunan Kota Adalah Spirit Of Mahakam dan Pesut Mahakam 

Baca juga: Pesut Mahakam Bernama Rexy Ditemukan Mati di Pulau Harapan Kecamatan Muara Muntai Kutai Kartanegara

Pertunjukan boneka menjadi pembuka cerita. Di atas panggung sederhana, seekor Pesut Mahakam digambarkan melawan sampah plastik dan jeratan jaring nelayan, dua musuh utama yang telah merenggut nyawa banyak pesut selama bertahun-tahun.

Sorak-sorai anak-anak menyambut setiap babak cerita. Mata mereka berbinar ketika lomba mewarnai dan permainan interaktif dimulai. 

Di sela tawa mereka, terselip pesan yang mendalam, sampah bukan hanya sekadar barang tak berguna, tapi ancaman mematikan bagi sungai dan semua yang hidup di dalamnya.

Frans Alexander A. Hukom, Head of Communication Relations & CID Zona 8 PHM, menyebut program ini sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menyelamatkan lingkungan sekaligus menginspirasi generasi muda. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa melestarikan Pesut Mahakam berarti melindungi ekosistem yang menjadi bagian dari kehidupan kita,” ujarnya, Senin (9/12/2024).

Tak hanya menghibur, kampanye ini juga memperkenalkan teknologi dan upaya konservasi nyata. Dari pemasangan pinger akustik untuk melindungi pesut dari jeratan jaring hingga pengujian kualitas air di habitatnya, PHM menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian.

“Buku cerita yang kami bagikan kepada anak-anak bukan hanya hadiah, tetapi panduan untuk memahami bagaimana sungai dan pesut saling bergantung. Kami ingin anak-anak ini, yang akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan, memiliki bekal pengetahuan dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambah Frans.

Bagi anak-anak di pesisir Kukar, kegiatan ini lebih dari sekadar belajar. Mereka pulang membawa buku cerita, pengalaman berharga, dan kesadaran bahwa sungai adalah rumah bagi lebih banyak makhluk hidup daripada yang mereka bayangkan.

Baca juga: Safari Ramadhan ke Desa Pela Kukar, Wabup Rendi Solihin Takjub Disambut Pesut Mahakam

Mereka telah belajar bahwa dengan menjaga sungai, mereka tak hanya menyelamatkan Pesut Mahakam, tetapi juga warisan budaya dan keanekaragaman hayati Delta Mahakam.

Melalui program ini, PHM mengukir harapan baru di tengah keterbatasan. Generasi muda pesisir kini memiliki alasan lebih kuat untuk bermimpi dan bertindak, menjadi pelindung sungai mereka dan menjadikan Delta Mahakam tempat yang aman bagi semua penghuninya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved