Berita Viral
Sosok Lady, Mahasiswi yang Diduga Jadi Pemicu Dokter Koas Dipukuli yang Viral, Anak Pejabat
Sosok Lady, mahasiswi yang diduga jadi pemicu dokter koas dipukuli hingga viral. Lady alias LAP disebut anak pejabat.
Penulis: Aro | Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO - Sosok Lady Aurellia Pramesti alias LAP, mahasiswi yang disebut jadi pemicu dokter koas Lutfi dipukuli di Palembang, Sumatera Selatan yang jadi viral.
Dalam video yang viral di medsos, dokter koas Unsri, Muhammad Luthfi dipukuli di sebuah kafe di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Rabu (11/12/2024) diduga dipicu oleh Lady Aurellia Pramesti alias LAP, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) tidak terima pembagian jadwal piket
Di medsos, bukan hanya Lady Aurellia Pramesti alias LAP, tapi sosok orangtua mahasiswi FK Unsri ini pun ramai jadi sorotan buntut video dokter koas dipukuli yang viral.
Terkait dengan kasus tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri), dr. Syarif Husin, menyatakan keprihatinannya atas kasus penganiayaan yang menimpa dokter koas, Muhammad Luthfi.
Baca juga: Viral! Terjawab Sudah Siapa Pria Baju Merah yang Aniaya Dokter Muda di Palembang dan Duduk Perkara
Insiden pemukulan tersebut mendapat perhatian publik setelah video kekerasan itu viral di media sosial.
Dalam keterangannya pada Kamis (12/12/2024), dr. Syarif Husin mengungkapkan bahwa pihak universitas merasa sangat prihatin dan menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut.
"Kami menyatakan keprihatinan dan penyesalan mendalam atas terjadinya insiden pemukulan yang dialami salah satu mahasiswa kami.
Tindakan kekerasan seperti ini jelas tidak bisa dibenarkan. Kami dengan tegas mengecam setiap bentuk kekerasan di lingkungan kampus maupun di luar kampus," tegas dr. Syarif.
Pihak universitas, menurut dr. Syarif, telah membentuk tim investigasi internal yang akan bertugas untuk mengumpulkan informasi, mengidentifikasi permasalahan, serta mendalami fakta-fakta terkait kejadian tersebut.
"Tim investigasi bertugas untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden pemukulan dan mencari jalan penyelesaian yang terbaik," ujar dr. Syarif.
Lebih lanjut, pihak FK Unsri juga telah menerima informasi bahwa korban, Muhammad Luthfi, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumsel.
"Kasus pemukulan saat ini sedang ditangani pihak kepolisian Polda Sumsel. Kami memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan sangat berharap agar laporan tersebut ditindaklanjuti secara profesional dan berkeadilan," tambahnya.

Dekan FK Unsri tersebut menegaskan bahwa pihak kampus mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian.
"Kami berharap laporan korban dapat berjalan dengan baik, adil, dan transparan demi memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan kepada semua pihak yang terlibat," katanya.
Baca juga: Viral Remaja Perempuan di Bogor Berubah Kelamin Jadi Laki-laki, Sukarsih: Dari Kecil Memang Tomboy
Ia juga mengimbau agar semua pihak menjaga ketentraman dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.