Berita Viral
Viral! Terjawab Sudah Siapa Pria Baju Merah yang Aniaya Dokter Muda di Palembang dan Duduk Perkara
Terjawab sudah kenapa dan siapa pria baju merah yang aniaya dokter muda di Palembang dan duduk perkara.
TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah kenapa dan siapa pria baju merah yang aniaya dokter muda di Palembang dan duduk perkara.
Seperti apa sebenarnya kronologi seorang dokter muda Palembamg bernama Luthfi di Palembang babak belur dianiaya akhirnya terungkap.
Tertera di tangkapan layar WhatsApp yang diunggah akun @lambe_turah kalau korban penganiayaan merupakan chief koas mahasiswa Universitas Sriwijaya.
Diketahui, korban sudah tiga kali mengganti jadwal jaga, karena ada salah satu dokter koas bernama lady yang merasa tidak puas dengan jadwal tersebut.
Baca juga: Viral! Video Detik-Detik Dokter Koas FK Unsri Dipukuli, Diduga Perkara Jadwal Piket Jaga
Dijelaskan juga di chat itu, sebelum kejadian pemukulan, korban pulang dari jadwal jaga sekitar pukul 16.00 WIB lantaran di telepon oleh ibunya Lady karena ingin membahas soal jadwal piket yang telah diaturnya.
Pertemuan itu terjadi di lantai 2 salah satu tempat makan.
Ketika ibunya Lady sedang berbicara, korban dan dua orang koas tersebut dianggap telah menyepelekannnya.
Singkat cerita driver ibunya Lady emosi tinggi karena sifat ketiga dokter muda itu.
Sampai akhirnya terjadi tindak penganiayaan seperti yang ada di video viral.
Viral di Medsos
Dari unggahan akun Instagram @lambe_turah pria berbaju merah nampak memukuli wajah pria yang berpakaian dokter.
Disinyalir permasalahan tersebut diduga karena orang tua dari junior korban merasa tak terima anaknya mendapat jadwal piket bertepatan dengan libur panjang nataru (natal dan tahun baru).

Dalam video berdurasi 12 detik tersebut, tampak korban menerima pukulan beberapa kali oleh seorang pria berbaju merah.
Seorang wanita paruh baya yang diduga adalah orang tua junior korban dan seorang perempuan yang juga merupakan dokter berusaha melerai tindakan penganiayaan.
Akibat penganiayaan ini, dokter koas berinisial MLH harus mengalami luka memar di bagian wajah dan satu matanya juga memerah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.